“Setiap ada kegiatan masyarakat, Pak Babinsa selalu hadir. Ini bukan hal kecil. Ini bukti bahwa TNI adalah mitra rakyat sejati. Kami sangat terbantu,” kata Nurhadi.
Pemerintah Desa pun berkomitmen mendukung penuh pembangunan Mushola Husnul Khotimah, melalui fasilitasi administrasi dan anggaran bantuan sosial Desa.
Mushola Husnul Khotimah dirancang tak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter. Nantinya, mushola ini akan difungsikan untuk kegiatan mengaji anak-anak, pelatihan akhlak, serta forum diskusi keagamaan yang terbuka bagi seluruh warga.
“Kami ingin mushola ini jadi cahaya kecil di tengah kampung. Tempat anak-anak kami dibina, dan tempat kami memperbaiki diri sebagai umat,” tutur Mbah Suroyo (67), salah satu tokoh sepuh kampung tersebut.













