PONOROGO || Bedanews.com – Bangunan panti asuhan itu seolah dilupakan waktu. Setiap sudutnya menyimpan cerita tentang keterbatasan, tentang kebutuhan yang tak kunjung terpenuhi dan tentang harapan kecil yang masih tersisa di tengah kondisi yang memprihatinkan.
Anak-anak yang tinggal di sana tetap berusaha bertahan, menjalani hari-hari dengan apa adanya, meski fasilitas yang mereka miliki jauh dari kata layak. Dalam keterbatasan itu, mereka belajar untuk tetap tegar. Mereka tak punya banyak pilihan, selain terus bertahan sambil menggenggam do’a dan harapan akan hari esok yang lebih baik.
Namun kini secercah harapan mulai datang, saat Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Kanzul Huda tersebut direnovasi oleh Korem 081/DSJ melalui Karya Bakti TNI. Program ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam mengatasi masalah-masalah sosial di lingkungan masyarakat.













