“Atas nama Pemerintah sekaligus pimpinan daerah Provinsi Papua Barat, saya menyambut baik penyelenggaraan Liga santri ini merupakan komitmen atau momentum yang sangat tepat dan berharga bagi seluruh tim untuk menampilkan bakat, disiplin, kedamaian dan keterampilan dalam mengolah bola.
“Saya menilai kegiatan ini sangat penting dan patut dikembangkan oleh semua pihak. Saya berharap dari hasil kompetisi ini bisa terpilih pemain-pemain yang terbaik berbakat,” ujarnya.
Pembukaan Liga Santri diramaikan penampilan tari Yospan gabungan prajurit dan Persit Yonif 761/KA dengan Kowad, kemudian dilanjut atraksi senam Sparko, sebelum pertandingan puncak, dimulai, diawali pertandingan eksibisi antara kesebelasan Forkopimda dengan Perseman Legend.
Pangdam menambahkan bahwa, ia berkeinginan era kejayaan Sepakbola di Manokwari tahun 1986 ini harus digelorakan lagi, bakat-bakat baru pemain sepakbola harus segera di kembangkan, sehingga tidak mustahil Sepakbola yang pernah berjaya dipentas nasional bisa diwujudkan kembali, yang disampaikan Pangdam didepan mantan pemain Perseman Legend.












