Danrem menilai, panti asuhan bukan hanya tempat tinggal bagi anak-anak yatim dan dhuafa, tetapi juga tempat tumbuhnya harapan dan masa depan generasi bangsa.
Melalui kepedulian semacam itu diharapkan mampu membuat anak-anak itu merasa diperhatikan dan mempunyai kesempatan yang sama untuk bisa mengejar mimpi dan masa depannya.
“Mungkin mereka saat ini tidak punya siapa-siapa, jadi kita ingin memberikan perhatian lebih supaya mereka merasa diperhatikan dan tidak merasa sendirian. Dengan dukungan moral, pendidikan dan kesempatan yang setara, mereka bisa tumbuh dengan percaya diri,” terangnya.
“Melalui renovasi panti asuhan Citra Diri, kita tidak hanya membangun fisik, namun kita juga ingin membangkitkan semangat, harapan dan cita-cita,” imbuhnya.












