Tiket semifinal hampir diraih oleh SSB Bakrie Asahan, sebelum Erlangga Jakarta mampu mencetak gol balasan lewat gol bunuh diri. Skor bertahan 1-1 hingga peluit akhir dibunyikan dan laga dilanjut ke babak adu pinalti.
Sayangnya keberuntungan masih belum berpihak kepada tim SSB Bakrie Asahan, sepanjang adu pinalti setiap tim mampu melesakan bolanya kedalam gawang hingga ditentukan oleh skema sudden death dimana penendang diberikan kesempatan satu kali untuk bisa menang.
Pada skema ini, tim SSB Bakrie Asahan berperan sebagai kiper dan lawannya sebagai penendang. Agar bisa memenangkan pertandingan kiper SSB Bakrie Asahan harus bisa menahan tendangan pemain lawan, sayangnya penendang tim lawan berhasil menceploskan bolanya kedalam gawang dan membuat SSB Bakrie Asahan gagal melaju ke semifinal pada turnamen BLiSPI Super Leguae 2022. (Red).













