Laksamana Bambang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran dan mitra binaan Mangrove Zona Bakamla Barat atas partisipasi aktif mereka dalam acara ini. Petinggi Bakamla Zona Barat itu menekankan pentingnya perawatan bibit mangrove yang telah ditanam agar tumbuh dengan baik dan tidak hanya hidup saat penanaman tetapi juga terus tumbuh dan berkembang seiring waktu. “Yang paling penting setelah ditanam adalah dilakukan perawatan, dipantau, dan dipelihara, sehingga betul-betul semuanya hidup. Jangan sampai hidup hanya saat panas ditanam, tapi kemudian mati setelah ditinggal,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Pangkalan Bakamla Batam, Kepala Stasiun Bakamla Batam, Komandan KN Tanjung Datu-301, Komandan KN Pulau Nipah-321, Komandan KN Bintang Laut-401, serta berbagai organisasi seperti Rumpun Bakau Indonesia, Akar Bumi Bakau Merah Yayasan Air Indonesia, Pelunggut Hijau, dan mahasiswa Institut Teknologi Batam (ITEBA). Semua pihak yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove ini. (Humas Bakamla RI)













