Dari Dispertapan Trenggalek, petugas bidang perkebunan Renata menyampaikan bahwa, Desa Sumbergayam memang memiliki kecocokan lahan ideal untuk budidaya tebu. Penentuan penerima bantuan didasarkan pada potensi lahan dan kesiapan kelompok tani dalam mengembangkan budidaya secara intensif. “Kami berharap bantuan ini memberikan hasil optimal. Kolaborasi dengan TNI menjadi faktor penting bagi keberhasilan program,” jelasnya.
Renata juga menekankan bahwa, varietas Bulu Lawang dipilih karena memiliki tingkat produktivitas tinggi serta mampu beradaptasi dengan kondisi lahan kering di wilayah Trenggalek. Pemerintah berharap varietas ini dapat meningkatkan rendemen dan memperkuat suplai bahan baku bagi industri gula di kawasan selatan Jawa Timur. Program ini diharapkan mampu membantu mengurangi ketergantungan nasional terhadap gula impor.













