• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Ayi Kunjungi Saksi Sejarah Konfrensi Asia Afrika 1955

Ayi Kunjungi Saksi Sejarah Konfrensi Asia Afrika 1955

Asep Budi by Asep Budi
23 April 2013
in Tak Berkategori
4
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda, Selasa (23/04/2013) mengunjungi kediaman salah seorang saksi sejarah Konfrensi Asia Afrika (KAA) pertama tahun 1955, Inen Rusnan (76) di Jalan Hegar Asih II, Kelurahan Cipaganti, Kota Bandung. Kala itu pria kelahiran 28 Agustus 1937 ini tercatat sebagai fotografer termuda dan bertugas mendokumentasikan segala kegiatan pada KAA.

Inen yang didampingi istrinya Dedeh kurnaesih, dengan fasih bercerita waktu KAA tahun 1955 lalu, dirinya baru berusia 18 tahun. Ia bekerja di sebagai salah satu kontributor foto untuk media cetak terbitan Bandung.

Hingga kini foto-fotonya masih tertata dan tersimpan rapih, diantaranya kedatangan perdana menteri (PM) Inggris the iron lady Margaret Thatcher ke Kota Bandung, peletakan batu pertama pembangunan Universitas Padjajaran oleh Presiden RI pertama, Soekarno, hingga pembangunan Kolam Renang Karangsetra.

Setelah melihat hasil karya Inen, Ayi sangat terkejut karena masih banyak hasil karya inen yang sangat mahal nilainya bagi masyarakat kota bandung karena memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Ayi berkeinginan agar setiap warga mengetahui sejarah yang telah dilalui Kota Bandung, "Hasil karya ini harus di ketahui dan dinikmati masyarakat umum, saya harap nanti karyanya bisa pamerkan pada HUT Kota Bandung, foto Bandung jaman dulu dikolaborasikan kondisi Bandung sekarang. Melalui foto Inen bisa tergambar sejarah budaya, politik, dan sosial Kota Bandung," katanya.

Di usia senjanya Inen berpesan kepada warga kota Bandung untuk menjaga kelestarian bangunan-bangunan tempo dulu yang menjadi ciri khas Kota Bandung, "Terutama saya titip jalan Braga, di tempat itulah sebagai Parijs Van Java, bukan Cihampelas atau Sukajadi, orang dulu datang kesana ke Braga untuk ngabaraga (bergaya), dari dulu Kota Bandung adalah incaran semua negara," pesannya. (Bd)

BeritaTerkait

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
Previous Post

Ayi Vivananda Monitoring PNPM Di Kecamatan Bandung Kidul

Next Post

Peserta UN Butuh Perhatian Lebih

Related Posts

TNI-POLRI

Penekanan Katim Wasev TMMD Ke-130 : Pentingnya Menjaga Solidaritas dan Kekompakan dengan Masyarakat

8 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
Next Post

Peserta UN Butuh Perhatian Lebih

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021