“Karena Koperasi Merah Putih sudah skala prioritas, sudah dimasukkan terhadap RPJMD, antisipasi kita tidak hanya mengandalkan anggaran pusat saja, anggaran daerah juga insyaallah akan diberikan slot supaya kita bisa berjalan. Ini antisipasi dan inisiasi dari DPRD Kota Bandung sehingga bisa mendorong Koperasi Merah Putih ini tidak ‘tukcing, dibentuk cicing’. DPRD akan terus mendorong dan bisa menciptakan bangkitnya Koperasi Merah Putih ini sebagaimana dicita-citakan oleh kita bersama, yang berharap meningkatkan potensi usaha kerakyatan lainnya,” tutur Asep Robin, yang turut terlibat dalam panitia khusus hingga Raperda RPJMD 2025-2029 disahkan.
Permodalan
Asep Robin mengatakan, ia juga mendapatkan banyak aspirasi terkait kebingungan pengurus KMP untuk menghimpun modal awal koperasi. Dari tinjauan ke sejumlah koperasi, khususnya di daerah Bandung timur, ia menemukan banyak Koperasi Merah Putih yang sudah berjalan baik.












