Apresiasi juga datang dari Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif, Agustini Rahayu, yang hadir dalam malam penganugerahan. Ia menilai keterlibatan anak-anak dalam festival ini sebagai bentuk pemberdayaan yang membanggakan.
“Keren sekali! Anak-anak terlibat langsung dalam proses kreatif. Ini bukan hanya soal seni, tapi juga memotivasi mereka menjadi pelaku ekonomi kreatif,” katanya.
Sementara itu, penggagas festival sekaligus Ketua Majelis Seni dan Tradisi (Mesti) Kota Cirebon, Dedi Kampleng, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme peserta dan kualitas karya yang meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Ada 17 RW yang terlibat dan setiap film menggambarkan kondisi riil kampung mereka dengan pendekatan sinematografi yang cukup keren untuk level komunitas,” ungkap Dedi.













