APMJI sebagai organisasi yang aktif dalam pemanfaatan minyak jelantah sebagai energi terbarukan, menilai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan yang inklusif.
“Kami melihat potensi besar dalam kerja sama ini, terutama karena FORSEPSI memiliki jaringan komunitas yang kuat dan tersebar luas di berbagai daerah,” ujar Ketua Umum APMJI, Sugianto.
FORSEPSI sendiri dikenal sebagai forum yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dan pendekatan ekonomi sirkular.
Ketua Umum FORSEPSI, Mina Dewi Sukmawati menyampaikan bahwa, kolaborasi ini sejalan dengan visi mereka untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun kesadaran baru bahwa limbah rumah tangga seperti minyak jelantah bukan hanya masalah, tetapi juga peluang,” jelasnya.













