Dalam sambutannya Kasau menjelaskan, Artificial Intelligence (Al) mampu meningkatkan Cyber Security dan Awareness melalui deteksi dini serangan, menganalisis Pola ancaman dan bahkan memetakan kultur organisasi yang rawan terhadap serangan. “Teknologi ini menjadi alat penting dalam meningkatkan kesiapan operasional TNI AU dalam menghadapi ancaman siber di masa depan,” ujar Kasau.
Kasau menegaskan bahwa, TNI Angkatan Udara akan terus berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman yang dinamis dan modern melalui Teknologi Siber guna menghadapi tantangan Era Digital yang semakin kompleks di masa depan. “Kami bertekad memanfaatkan teknologi terkini, khususnya di bidang siber dan kecerdasan buatan, guna menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia,” tegas Kasau.












