Dudung juga menyoroti pentingnya penanaman nilai patriotisme, keteladanan, ketangguhan, serta budi pekerti kepada generasi muda.
“Penguatan dan pemajuan nilai-nilai budaya, khususnya nilai patriotisme, heroisme kepahlawanan, keberanian, keuletan, serta budi pekerti yang luhur perlu terus dilakukan,” ujar Dudung.
Sementara itu, Anton Charliyan mengatakan, pertemuan dengan Kepala Staf Kepresidenan menjadi kesempatan bagi MASDA untuk menyampaikan aspirasi mengenai pentingnya perhatian pemerintah terhadap pelestarian budaya.
Menurut Anton, pembangunan bangsa tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, politik, pertahanan dan teknologi, tetapi juga membutuhkan penguatan nilai budaya dan karakter masyarakat.
“Majelis Adat Sunda ingin menyampaikan pesan dan imbauan agar pemerintah lebih peduli dan memprioritaskan pelestarian serta penguatan nilai budaya,” kata Anton.













