Mendagri menekankan pentingnya memperhatikan setiap aspek dalam pelaksanaan Pilkada dan tidak menganggapnya sebagai rutinitas biasa. Dengan cakupan yang begitu luas, Pilkada serentak memerlukan koordinasi yang intensif dari semua elemen pemerintahan, aparat keamanan, hingga intelijen untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sejak dini.
Mendagri menjelaskan, tindakan antisipatif yang proaktif sangat dibutuhkan untuk mencegah konflik, mengingat situasi setiap daerah berbeda-beda. Ia pun mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi intelijen antar-lembaga seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Intelijen Negara (BIN) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar pemetaan potensi kerawanan dapat dilakukan dengan lebih akurat.












