Fakta dilapangan terungkap dari 16 pasien positif, sebanyak 15 orang diketahui belum pernah mendapatkan imunisasi campak atau vaksin MR (Measles-Rubella). Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinkes Cimahi.Mulyati menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran campak, terutama pada anak-anak.
“Sebagian besar yang terpapar ternyata belum diimunisasi. Ini yang jadi perhatian kita bersama. Orang tua harus memastikan anaknya mendapat vaksin MR,” jelasnya.
menurutnya, Imunisasi campak diberikan dalam beberapa tahap, dimulai saat bayi berusia 9 bulan, dilanjutkan booster pada usia 18 bulan, serta usia 5 hingga 7 tahun melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Capaian imunisasi di Kota Cimahi terbilang tinggi, pada tahun 2025, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) telah melampaui angka 95 persen.Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah penularan.













