Ketergantungan Antara Elektabilitas dan Isi Tas
Dalam kontestasi politik, elektabilitas dan “isi tas” saling terkait erat. Seorang ucalon yang memiliki elektabilitas tinggi tetapi kekurangan “isi tas” akan kesulitan dalam mewujudkan potensinya. Sebaliknya, calon yang memiliki “tas” penuh dengan sumber daya tetapi tidak memiliki elektabilitas yang cukup, bisa saja gagal karena kurangnya dukungan dari publik.
Contoh dari ketergantungan ini bisa terlihat dalam sejarah Pemilu atau Pilkada Indonesia, di mana calon dengan dukungan dana yang besar dan tim sukses yang kuat terkadang berhasil meraih elektabilitas tinggi melalui iklan yang agresif, pertemuan-pertemuan publik, dan berbagai strategi lain. Namun, meski begitu, angka elektabilitas tersebut tetap perlu diuji dengan kehadiran nyata di lapangan dan kepercayaan yang diberikan oleh pemilih.













