• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Anggota DPR-RI Sosialisasikan Falsafah Hidup Berbangsa Bernegara

Anggota DPR-RI Sosialisasikan Falsafah Hidup Berbangsa Bernegara

Asep Budi by Asep Budi
6 Oktober 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hj. Siti Mufthahah, P.Si menggelar sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, di hotel di kawasan Jalan Otista, Tarogong Garut, yang dihadiri sekitar 200 undangan dari kalangan mahasiswa, pemuda, karang taruna, ibu PKK dan unsur lainnya.

Menurut Siti, di era globalisasi kebebasan berbicara serta adanya tuntutan reformasi dan menyampaikan sesuatu membuat orang lupa dan tidak berpegang teguh pada falsafah negara yang seharusnya di anut.

Akses informasi yang luas dan bebas menyebabkan terkikisnya moral masyarakat, masyarakat banyak yang bertindak tidak sesuai akidah serta norma hukum karena kebutuhan ekonomi dan lainnya.

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

Banyak penyebab masyarakat tidak memahami empat pilar ini, ujar Siti, karena banyak tidak memahami apa itu pancasila. Contohnya sila pertama, Ketuhanan yang maha esa, kita belum faham apa arti dari sila tersebut, sehingga kemudian banyak dari masyarakat yang tidak memahami cara hidup berbangsa dan bernegara dari sila kesatu saja," kata Siti.

Siti juga menyayangkan hilangnya program P4 yang dulu dilakukan oleh BP7 pada zaman Orde Baru. Dengan program ini masyarakat minimal memahami secara mendasar apa itu pancasila. "Sayang mata pelajaran Pancasila dan UUD 1945 tidak lagi menjadi mata pelajaran di sekolah sekolah, padahal hal itu dapat memupuk jiwa nasionalisme warga negara sejak dini," pungkas Siti. (Yuyus)

Previous Post

Disorda Jabar Prioritaskan Program Menuju PON 2016

Next Post

Partai Nasdem Kembangkan Sayap

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post

Partai Nasdem Kembangkan Sayap

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021