• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Anggaran Komisi Perekonomian Jabar Tak Capai 10 Persen

Anggaran Komisi Perekonomian Jabar Tak Capai 10 Persen

Asep Budi by Asep Budi
11 Oktober 2015
in Tak Berkategori
2
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 Bandung BEDAnews.com

Undang-undang mewajibkan 10 persen dari alokasi anggaran APBD untuk bidang perekonomian atau yang menjadi garapan Komisi II DPRD Provinsi, tetapi dalam pelaksanaan tidak seluruh alokasi anggaran tersebut menjadi garapan Komisi II.

Sebagai mana diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Ir. Ridho Budiman Utama kepada BEDAnews.com di Bandung Sabtu (10/10/2015) 

Anggaran ekonomi 10 persen itu masih samar,  karena  10 persen   untuk bidang ekonomi itu termasuk didalamnya  infrastruktur perekonomian, kalau infra struktur perekonomian berarti  irigasi,  jalan ke sentra produksi dan itu adanya di Komisi IV…

BeritaTerkait

TNI Fair 2026, Stand Pusterad Dipadati Ribuan Pengunjung Hadirkan Edukasi dan Beragam Inovasi

21 September 2026

Perwatusi Gaspol, Siapkan Instruktur Senam untuk Lawan Osteoporosis

21 September 2026

Dilingkup pertaniannya sendiri di Komisi II belum mencapai 10 persen. bahkan kalau dibandingkan dengan anggaran tahun lalu, ada beberapa yang turun padahal harusnya naik kalau ingin mencapai 10 persen.

“Kita juga belum bisa menetapkan secara tegas, bahwa lingkup pertanian (ekonomi) itu harus berapa persen, karena adanya infra struktur pertanian tadi, bisa jadi kalau diperbesar lebih dari 10  persen,  tetapi yang gedenya jalan, yang ngurusnya nanti komisi IV.”kata Ridho

Sementara mengenai ajuan anggaran untuk 2016 sendiri Ridho menyatakan, Ajuan Anggaran yang terbesar di komisi II tahun kemarin itu ada di dinas perindustrian perdagangan sampai Rp. 90 M, tetapi ternyata sekarang turun ke Rp. 67 M angkanya hampir 20 M dibandingkan kemarin , tetapi  belum bisa membandingkan karena dari pusat juga ada anggaran, seperti perkebunan dapat bantuan dari pusat tahun ini Rp. 60 M untuk tahun 2016, dan kita belum bisa membandingklan dengan yang lainya.

Dikatakannya.  Anggaran ekonomi komisi II bahkan belum mencapai 10 persen, meskipun mereka sebenarnya sudah mengusulkan tetapi karena  kaitannya dengan kemampuan keuangan daerah, apalagi tahun depan kita akan menghadapi PON yang konon biayanya sampai Rp.  2.2 t itu.@her

 

Previous Post

Dewan Minta Std Sangkuriang Cimahi Tidak Dijadikan Mall

Next Post

Danrem 071 Wijaya Kusuma Banyumas, Generasi Muda Harus Paham Ideologi Negara

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Fair 2026, Stand Pusterad Dipadati Ribuan Pengunjung Hadirkan Edukasi dan Beragam Inovasi

21 September 2026
Ragam

Perwatusi Gaspol, Siapkan Instruktur Senam untuk Lawan Osteoporosis

21 September 2026
TNI-POLRI

Peringati HUT Ke-81 TNI, Kodam III/Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan di RS Dustira

21 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT Ke-81 TNI 2026, Kodim 0802/Ponorogo Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako

21 September 2026
TNI-POLRI

Bersih-Bersih Sungai oleh Kodim Ponorogo Bersama Unsur Terkait, Dalam Rangka HUT ke81 TNI

21 September 2026
TNI-POLRI

KASAL DAMPINGI PANGLIMA TNI, LEPAS RIBUAN PESERTA TNI RUN 2026

21 September 2026
Next Post

Danrem 071 Wijaya Kusuma Banyumas, Generasi Muda Harus Paham Ideologi Negara

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021