Cikole, Lembang BEDAnews-
Komandan Korps Resimen Mahawarman Universitas Pasundan Bandung H. Amrullah SH, MH melantik rektor Unpas Prof. DR Edi Yusuf dan tiga wakil rektor sebagai anggota kehormatan Resimen Mahasiswa Unpas Bandung, yang pelaksanaannya digelar di Zona 235 Cikole Lembang Kabupaten Bandung Barat, Minggu (8/9).
Usai pelantikan dan pemasangan baret kepada empat pimpinan rektorat itu, H. Amrullah SH, MH mengatakan, Pengangkatan keempat pimpinan Unpas tersebut merupakan amanat yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, sebagai paying hokum dalam penentuan anggota kehormatan, “Tak sembarangan mengangkat keempatnya sebagai anggota kehormatan, namun paying hukumnya harus jelas, makanya kami menerbitkan Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Korps Mahawarman Unpas, “ katanya.
Pimpinana rektorat yang dilantik menjadi anggota kehormtana itu selain Rektor Unpas, juga Wakil Rktor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. “Deangan mengikuti kegiatan Menwa ini , mahasiswa dan alumni. Bagi alumni akan mampu mengaplikasikan ilmunya dalam berbagai bidang dengan kdisiplinan yang tinggi ,sedang yang masih kuliah, merupakan sebuah alat koordinasi, Mahasiswa yang menempuh pendidikan, dibekali kedisiplinan, akan terbawa. Hingga dia lulus.
Sementara, Rektor Unpas Prof.DR Edi Yusuf mengatakan, Menwa merupajan salah satu dari sepuluh Unit Kegiatan Mahasiswa, pihaknya akan mensuport dan memajukan wadajh kegiatan mahasiswa ini , dan Menwa Unpas merupakan UKM yang duluan menangkap peluang. “Saya diangkat sebagai anggota kehormatan, berdasarkan kebutuhan dan harus mensuport kegiatan mahasiswa lainnya, “ paparnya.
Dalam waktu dekat Kegiatan olah Raga menembak segera dibentuk dalam wadah Pasundan Shooting Club , tujuannya supaya jangan terjadi penyalahgunaan Air Top Gun di masyarakat, dengan adanya wadah para anggota wajib mengetahui apa hak dan kewajibannya , aktivitas ini bukan untuk gaya-gayaan atau koboy-kobyoan, tapi untuk membangun prestasi, dan melatih keasabaran dan ketelatenan. Saat ini Tempat latihan terletak di Kampus III Unpas Jalan Setiabudi Bandung.
Terkait dengan keberadaan Menwa, Edi menyebutkan, Menwa merupakan salah satu alternatif yang bisa dilakukan jika pemerintah kekurangan anggaran dalam pelaksanaan Wajib Militer, “Sebelum anggaran memadai. , Menwa bisa dilakukan sebagai salah satu kegiatan wajib militer. Ada 4,7 Juta Mahasiswa di inonesia, sehingga membutuhkan anggaran yang cukup untuk latihan wajib militer tersebut. Di Negara-negara maju seperti Jepang, Korea dan Singapura wajib militer ini diwajibkan diikuti oleh warga Negara. Malahan jika yang tidak ikut bisa diberi sanksi layaknya seperti orang yang tidak membayar pajak. “ pungkasnya. (Bubun M)











