“Kami merasa luar biasa bangga dan sangat terhormat karena bisa diterima langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono. Ini bukan sekadar pertemuan formal, tapi bentuk nyata sinergi lintas entitas demi mengangkat nilai-nilai luhur budaya bangsa,” ujar Tundra Melia.

Ketua Umum AMKI juga menambahkan bahwa, Kasunanan Surakarta merupakan salah satu keraton yang sejak dahulu telah memiliki semangat keterbukaan terhadap media dan informasi. “Ini dibuktikan dengan keberadaan dua media bersejarah yang lahir dari rahim keraton, yaitu Mekas dan Bromartani, yang menjadi cerminan bahwa media adalah bagian integral dari dinamika keraton,” tandasnya.
Dari pihak Kasunanan Surakarta, Juru Bicara Resmi Karaton sekaligus Sentono Dalem, Kanjeng Raden Aryo (KRA) Samsul Wijoyonagoro, menyampaikan apresiasinya atas pertemuan tersebut.












