“Berbagai kebijakan pemerintah (akan) sangat dinamis dengan perubahan. Laksanakan program kerja PKK dengan optimal untuk masyarakat,” kata Amanda.
Amanda juga mengingatkan, saat ini Pemda Provinsi Jabar sedang fokus mengatasi permasalahan sampah regional. TP PKK yang memiliki kader sampai ke tingkat paling kecil yakni rumah tangga, memainkan peran besar.
Masyarakat harus terus diedukasi untuk mandiri mengolah sampah organik dan sampah makanan di rumah.
“PKK sebagai lini terdekat dengan unit terkecil masyarakat yakni keluarga, harus dapat terus mengedukasi dan membuat program untuk mengurangi sampah rumah tangga. Sampah rumah tangga salah satu penyumbang sampah terbesar setiap harinya,” ujar Amanda.
Meskipun masa jabatan Iis dan Rossy relatif singkat sekitar dua bulan mengingat pada 27 November 2024 akan ada pemilihan bupati, namun Amanda meminta keduanya untuk tetap membuat program signifikan.













