MEDAN || Bedanews.com – Sorotan publik terkait masuknya rombongan komunitas lari ke area rumput utama Stadion Teladan Medan tanpa izin resmi terus bergulir bak bola salju. Polemik yang awalnya hanya dianggap sebagai pelanggaran etika penggunaan fasilitas olahraga kini berkembang menjadi pertanyaan besar mengenai siapa pihak yang bertanggung jawab atas terbukanya akses ke area yang seharusnya steril dan dijaga ketat.
Melalui keterangannya, Selasa (02/06/2026), Aliansi Aktivis Kota (AKTA) menilai, kegaduhan tersebut tidak boleh dibiarkan mengambang tanpa adanya pihak yang bertanggung jawab.
Kordinator pusat Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Arigusti, secara tegas meminta oknum berinisial F yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas tersebut untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik.













