“Baret ungu bukan sekadar kebanggaan, tetapi simbol pengabdian dan amanah yang akan dibawa sepanjang perjalanan hidup seorang prajurit.”
Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Malang Selatan). Kebahagiaan, kebanggaan, dan haru bercampur menjadi satu saat para orang tua dan keluarga menyaksikan putra-putra tercinta resmi menyandang Baret Ungu Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Di Pantai Baruna, Malang Selatan, Senin (12/10/2026), momen yang telah lama dinantikan itu menjadi saksi berakhirnya perjuangan panjang sekaligus awal perjalanan baru sebagai Prajurit Petarung penjaga kedaulatan bangsa.
Di balik tegapnya barisan prajurit, tersimpan kisah perjuangan, pengorbanan, dan doa keluarga yang tak pernah putus. Selama kurang lebih dua bulan menjalani Pendidikan Komando (Dikko), para prajurit ditempa melalui berbagai latihan berat yang menguji ketahanan fisik, mental, disiplin, dan keberanian. Sementara itu, keluarga di rumah terus menyertai perjalanan mereka dengan harapan agar putra yang dicintai dapat menuntaskan pendidikan dan kembali dengan membawa kebanggaan.













