Adian mengatakan bahwa saat ini berbagai merk alat tes virus corona sudah dipasarkan oleh beberapa negara.
“Alat test Corona saat ini sudah di produksi massal dan di gunakan di berbagai negara untuk mencegah penularan massal yang lebih jauh,” terangnya.
Bahkan menurut Adian beberapa negara sudah memiliki stok cukup banyak.
“Sampai hari ini India sudah membeli 150 juta alat test sementara Kuwait dan Belanda masing masing membeli 30 juta dan 7,5 juta alat test,” ungkapnya.
Ia memberi contoh bahwa beberapa produk dalam minggu ini bisa di dapatkan dengan harga berkisar Rp 140 ribu hingga Rp 350 ribu per alat test.
“Jadi jika Pemerintah membeli 500 ribu box yang bisa di gunakan untuk test terhadap 15 juta orang maka pemerintah perlu menganggarkan biaya antara Rp 2,1 trilyun ,- hingga Rp 5,25 trilyun,-,” ujar Adian.












