Ia juga menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi anak, tetapi juga membawa dampak luas bagi perekonomian masyarakat. Melalui keterlibatan petani, nelayan, serta pelaku usaha lokal dalam rantai pasok pangan, program MBG diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang produktif di daerah.
“Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan, tetapi investasi besar untuk masa depan bangsa. Dari Balai Gurah ini kita tegaskan bahwa negara hadir menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Hasilnya mungkin tidak terlihat dalam waktu singkat, tetapi dalam 10 hingga 20 tahun ke depan kita akan merasakan dampaknya,” ujar Ade Rizki Pratama.
Sementara itu, Frinadyani dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Program MBG merupakan program strategis nasional yang dirancang tidak hanya untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, tetapi juga untuk memperkuat ekonomi lokal melalui pemanfaatan produk pangan daerah.












