Garut, BEDAnews
DPC Organda Kabupaten Garut, minggu lalu menggelar pengobatan gratis dengan melibatkan 450 warga Desa Neglasari, kecamatan Leuwigoong, yang sebelumya telah mendapatkan kupon dari panitia yang juga ketua Korwil Utara Organda, Aa Sudriman.
Acara tersebut dihadiri ketua DPRD kabupaten Garut yang juga sekaligus pembina DPC Organda kabupaten Garut, Ahmad Bajuri, Sekretaris dan wakil ketua DPD Organda Jawa Barat, serta seluruh pengurus DPC Organda Kabupaten Garut.
Sekretaris DPD Organda Jawa Barat D. Hardiman mengungkapkan, program itu faktual walaupun citra organisasi belum menyentuh seratus persen pada kegiatan social dan baru beberapa daerah yang tersentuh program seperti itu.
Namun dimasa mendatang lanjutnya, harus menjadi program tetap dan rutin, karena transportasi yang utama dan pertama adalah mensejahterakan masyarakat terutama masyarakat dengan daya beli rendah. Mereka adalah pengguna terbesar kendaraan transportasi umum, bukan masyarakat kelas menengah ke atas, ungkap Hardiman.
"Harus jadi agenda rutin dengan tempat yang berbeda, jangan itu itu saja, kedepannya program pengobatan ini harus terkait langsung dengan anggota yang tercatat di Organda, diantaranya pengemudi dan keluarganya, sampai saat ini saya mengharapkan uluran tangan dari pemerintah dan organisasi yang betul betul peduli pada pengemudi," ungkap Hardiman.
Bentuknya tidak hanya pengobatan gratis saja, yang penting menyentuh langsung kebutuhan masyarakat menengah ke bawah yang sangat membutuhkan. “Saya harap pandailah ketua untuk memprioritaskan kebutuhan yang rill, harus ada skala prioritas, yang tersentuh langsung dalam dunia pengemudi,” tambah Hardiman.
Dalam kegiatan tersebut, Organda menggandeng Humanity First Indonesia, sebuah perusahaan obat ekstra Herbal, yang telah membuka cabang di Garut.
Dipilihnya kecamatan Leuwigoong, menurut ketua DPC Organda kabupaten Garut, Dayun Ridwan, karena Leuwigoong masuk jalur angkutan pedesaan Leuwigoong – Limbangan dan jalur angkutan perkotaan Garut – Limbangan, dan pesertanyapun banyak dari awak angkutan di dua jalur tersebut.
Program ini akan dilanjutkan dan berkesinambungan, organda sudah melakukan kesepakatan dengan Humanity First Indonesia di 10 titik di kabupaten Garut, tutur ketua DPC Organda kabupaten Garut, Dayun Ridwan ditemui dilokasi acara.
"Selain pengobatan gratis ini, DPC Organda juga melakukan bentuk pemberdayaan awak angkutan dan sudah bekerja sama dengan jamsostek perihal asuransi untuk awak angkutan umum, dan sudah disosialisasikan ke tiap jalur," jelas Dayun. (Yuyus)













