Cimahi, BEDAnews
Karena dinilai ingkar janji, Pengembang Perumahan El Verde di RW 12 Kelurahan Pasirkaliki Kecamatan Cimahi Utara, di protes warga setempat. Pasalnya, pihak pengembang dinilai tak mau melakukan komunikasi positif dengan warga.
Warga RT 01/12 Kelurahan Pasirkaliki, Tono Paskal mengatakan, warga mempertanyakan sikap pengembang yang terkesan arogan, dan tak memiliki etika yang baik kepada warga sekitar.
Buktinya, beberapa proses pengajuan perijinan diduga dilanggar, karena terlebih dahulu tak meminta persetujuan warga. “Lihat saja saat pelebaran jembatan didepan lokasi perumahan, tiba-tiba saja pengembang langsung meminta surat rekomendasi kepada DInas PU Kota Cimahi,“ paparnya.
Tak hanya itu, terkait janji yang disampaikan kepada warga dalam musyawarah antara pengembang dengan warga, hingga kini tak terealisasi, malah ada kesan pihak pengembang menakut-nakuti warga dengan menggandeng oknum aparat keamanan di lokasi proyek perumahan.
Hal lain yang dikomplain warga adalah tingginya benteng yang tak sesuai dengan aturan yang ada. Padahal, menurut ketentuan, maksimal tinggi benteng hanya 2,5 meter saja, sedangkan faktanya melebihi.
Warga sekitar juga direpotkan dengan buangan air dari lokasi perumahan melalui celah-celah benteng saat hujan, karena sering mengakibatkan banjir dilokasi pemukiman warga. “Kami sudah melakukan komunikasi dengan Dinas terkait seperti PU maupun kelurahan, namun pengembang tak menggubrisnya,” kata dia.
Saat di konfirmasi, Vera, site manajer El Verde mengatakan, pihaknya sudah menempuh prosedur perijinan sebelum pembangunan dilakukan. Sedangkan terkait pelebaran jembatan, hal itu dilakukan karena sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas PU Kota Cimahi. “Semua prosedur sudah kami tempuh, namun masih ada warga yang belum paham,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Cimahi Ahmad Nuryana meminta supaya pengembang melakukan komunikasi yang baik dengan warga sehingga suasana di lapangan menjadi kondusif. “Untuk sementara, kami meminta pembangunan jembatan dihentikan dulu sebelum permasalahan dengan warga sekitar dituntaskan,” tandasnya. (bubun m)











