Bandung, BEDAnews
Sebanyak 144 anggota Pramuka dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS), juga tiga orang warga Kota Bandung, mendapatkan penghargaan dari Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Bandung. Ketiga warga tersebut adalah Achmad Nuryadin, petugas keamanan Bank Syariah Mandiri di Jalan Lemahneundeut, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.
Saat itu (15/9) Ahmad membantu menggagalkan perampokan dimana pelaku membawa senjata air softgun, dan meneror dengan bahan peledak palsu. Kemudian dua orang lagi adalah Sapri seorang juru parkir, dan Asep pemulung. Mereka, membantu Polri ketika penemuan amuinisi dan bahan peledak. Pada Selasa (28/8/12) sekitar pukul 2.30 WIB, mereka menemukan bahan peledak serta amunisi yang ditemukan di dalam bak sampah depan rumah di Jalan Natuna Nomor 87, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
"Kita memberikan apresiasi kepada masyarakat yang membantu tugas Polri. Oleh sebab itu, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada mereka," ucap Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Abdul Rakhman Baso didampingi Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Bandung Komisaris Rosdiana, Senin (17/9/12).
Rakhman menjelaskan, mereka itu membantu dalam rangka mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas dan Kamtib kelancaran lalu lintas. Menurut dia, peran aktif masyarakat sangat diharapkan demi terciptanya kondusivitas di Kota Bandung.
Pada kesempatan tersebut, kepada anggota Pramuka dan PKS Rakhman memberikan penghargaan. Hal itu atas kerjasama dan peran serta ketika pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2012. "Kami pun memberikan penghargaan kepada Polsek Cidadap. Karena dari penilaian memiliki Pos Pam terbaik ketika Operasi Ketupat Lodaya 2012," ucapnya.
Atas itu, Polsek Cidadap berhak menerima penghargaan dan satu unit sepeda motor. Sedangkan Polsek Astanaanyar mendapatkan penilaian terendah. Penilaian itu dilihat dari kelengkapan yang ada di pos. Seperti alat penunjang, kebersihan, panel data. (Lanie)












