Subang, BEDAnews
Truk build up bernomor Polisi W 8543 UP yang membawa sepeda merk Polygon dari Surabaya tujuan Jakarta, Rabu malam (29/8/2012) dibajak di Pantura, tepatnya Jalan Sembilan Kampung Mulyasari Desa Rancajaya Kec. Patokbeusi, Subang.
Menurut pengakuan M. Toyibi (42) sopir truk yang juga korban pembajakan asal Jl. Mangga RT 03/01 Kel. Seruni Kec. Gedangan Sidoarjo Jatim, malam itu ia berangkat mengangkut sepeda motor milik PT Pusakajaya Buduran Sidoarjo tujuan Jakarta.
Ketika berada di Pantura tepatnya di jalan Sembilan Patokbeusi, Subang, dirinya memeriksa ban belakang dan tiba-tiba saja ada sebuah truk Hino berhenti di belakangnya. Saat berhenti turunlah penumpang Hino yang berjumlah empat orang dan menanyakan, Bongkar di endi (bongkar dimana) dan dijawab oleh korban di Sunter.
Salah seorang dari mereka tiba-tiba saja langsung membekapnya dengan menggunakan sarung, mata, kaki dan tangan langsung dilakban hingga korban tak berdaya dan korban akhirnya dibuang ditempat sepi di daerah Dawuan Timur, Cikampek.
Dalam kesempatan itu korban berusaha membuka lakban ikatan dan secara perlahan baru bisa membuka lakban di mata dan berjalan menuju pos Satpam Dawuan, oleh petugas satpam dibawa ke Polsek Cikampek. Karena tempat kejadian perkarana (tkp) berada di Patokbeusi, Subang kemudian korban diantar melapor ke Polsek Patokbeusi.
Namun selang beberapa hari, mobil truk tersebut ditemukan di daerah Kosambi Karawang pada Jumat subuh (31/8/2012) sekitar pukul 03:00 wib. Sedangkan semua isi truk itu diketahui sudah kosong.Kemudian mobil ini dibawa ke Polsek Patokbeusi.
Kapolres Subang AKBP M. Awal Chaerudin melalui Kapolsek Patokbeusi AKP Yaya Mulyana saat dikonfirmasi, Jumat Siang (31/8/2012) membenarkan kejadian ini, kerugian oleh pemilik barang sekitar Rp. 500 juta. Guna pengembangan perkaranya kini dilimpahkan ke Polres Subang. [adang]











