• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

angel angel by angel angel
8 November 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Jayanto Arus Adi

SEMARANG || Bedanews.com – Kamis lalu, Padepokan Kang Sosro didatangi banyak tamu. Tidak seperti biasanya, kali ini pakai tambah tratag. ‘’Kang Sosro mau punya gawe ‘gedhen’. Hajad apa ya, belum lama mantu gedhe-gedhean (gedhe banget),’’begitu gumanku grenengan sendiri dalam hati.

‘’Kalau pakai tratag segala, bakal ada tamu istimewa ini, ya ini mesti gedhen,’’ gumanku lagi mengunyah uneg-uneg.

Kamis lalu itu, kebetulan sidang lanjutan pencemaran nama baik Joko Widodo. Agendanya mendengar keterangan sang mantan Presiden RI ke-7 atau menurut Bahlil Lahadalia dijuluki Raja Solo jadi saksi. Kang Sosro, mantan jurnalis yang giat berkhikmat di bidang sosial, civil society sangat takzim pada Joko Widodo. Dia meradang kadang langsung menghardik juga mereka yang bicara nglantur soal ayahanda Gibran Rakabuming Raka langsung dihardik.
‘’Catat ya, catat Pak Joko Widodo itu ‘bapak’ kita. Panutan kita, pemimpin kita. Presiden RI ke-7. Beliau junjungannya wong cilik, seperti kita-kita ini. Bapak infrastruktur, yang membebaskan Papua dari keterbelakangan, ‘mengambil alih’ Freeport, ‘Bapak’ IKN. Mbok ya kita ini bisa mikul duwur mendhem jero,’’ begitu beber Kang Sosro.
Meski tanpa ‘ulem-ulem’ atau undangan resmi, seluruh kerabat berkumpul di Padepokan Hargo Dumilah. Katanya ‘slenting-slenting’ ada undangan khusus. ‘’Rocky Gerung, Tanto Mendur, Prof Saratri, juga Butet Kerta Rajasa katanya juga diundang. Tapi tidak tahu, beliau-beliau sudah konfirmasi hadir atau tidak,’’ jelas Gus Attok kerabat dalam Kang Sosro yang mengurusi tetak bengek kegiatan.

BeritaTerkait

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026

Kang Sosro melabeli Padepokannya dengan menyematkan nama Hargo Dumilah, tempat keramat di Puncak Lawu itu. Sejak sore kemarin, aktivitas di padepokan meningkat, sejumlah Linmas (petugas keamanan, dulu Hansip) dengan seragam kebesaran berjaga-jaga di sana. Meski di padepon sering ada acara, tetapi kali ini memang, kelihatan ‘gedhen’.

‘’Dulur semua, hari ini kita selamatan, do’a bersama, sekaligus menyaksikan sidang ‘junjungan’ kita Pak Jokowi . Semoga setelah ini kondisi adhem. Semua jadi lerem, dan kan tahu juga paham sopo salah seleh, sopo nandur ngunduh. Kita doakan beliau (Pak Jokowi-red) diberi kelancaran, kemudahan, dan selamat,’’ ujar Kang Sosro menyela waktu di tengah suasana ribet persiapan persamuan.

Sejak kemarin kegiatan ada saja, tidak pernah berhenti, diskusi berupa-rupa berlangsung sampai larut. Buat anggota Padepokan Hargo Dumilah sosok Jokwi begitu memateri. Itu yang membuat mereka rela gotong royong membantu persiapan di Padepon Hargo Dumilah. Tanpa formil-formilan pakai ropat-rapat langsung sat-set gerak cepat dengan tugas masing-masing.

‘’Jangan lupa ada yang sowan lurah Pujo untuk ngaturi rawuh, sekalian minta izin, juga doa restu,’’ pesan Kang Sosro.

Letak padepokan dengan Ndalem Pak Lurah Pujo tidak terlalu jauh. Ndalem Pak Lurah ada pendoponya juga, Malah ‘mangku’ Kali Kidul jadi gemericik sungai. Di pendopo itu setiap Malam Jum,at Kliwon, atau setiap ‘selapanan’ ada kumpulan Desa.

Rumah saya selemparan pandangan mata di seberang sungai melewati jembatan kecil, jalan kaki karena mobil tidak bisa sampai halaman. Rumah biasa, sama sekali jauh dari kemewahan, tapi suasananya eksotik, samping belakang rumah ada rumpun bambu, kiri-kanan pohon duren, juga manggis. Persis rumah dalam kisah film ‘Little house on the Prairie’. yang diangkat dari seri buku karya Laura Ingalls Wilder.

Kembali soal rumah Kang Pujo, ketika Mbah Sastro, ayah Kang Pujo masih sugeng (hidup) setiap Malam Jum,at Kliwon selalu ada ‘Ndolalak’. Mbah Sastro itu tokoh ‘dug deng, ibaratnya ‘demit ra ndulit, setan ra doyan’. Dia ‘wong pinter’, dukun Ndolakak, tabib juga, banyak warga minta tolong ‘disuwuk’ kalau sakit. Semua penyakit bisa ditangani, kecuali ‘kanker’ alias kantong kering.

‘’Loro kere ora ana tambane, tambane yo kerjo, gemi, ora royal, ora Malima (Main, madon, madat, minum dan maling),’’ salah satu sesanti Mbah Sastro ketika masih sugeng (hidup).

Ndolalak Budi Santoso yang terkenal, cikal bakalnya dipahat di sini (Rumah Mbah Sastro). Baru setelah beliau meninggal diteruskan Pak Rebino. Pak Rebino maestro Ndolalak Kota Pensiunan di Tlatah Pegunungan Menoreh bagian selatan. Pak Rebino saking ahlinya dilabeli Profesor Ndolalak.

Tahu ada ramai-ramai Cak Rizal ikut bergabung dan nimbung pembicaraan. Sejak jadi pengurus partai Cak Rizal kelihatan tambah sibuk. Jadi kalau ada kumpul-kumpul di Padepok jarang datang. Selain tambah sibuk Rizal tambah kaya, makmur. Pakaiannya perlente, pakai kacamata bulet, tak ketinggalan klepas-klepus isap cerutu.

‘’Ayo ini rokok sehat, coba’o coba’o sambil merajuk temen-temanya untuk bersulang nyigar (cerutu),’’ ujarnya hangat.

Hebatnya Cak Rizal, setiap kali datang diskusi tambah gayeng. Sebenarnya untuk kegiatan kali ini di Padepokan Hargo Dumilah, Cak Rizal sengaja tidak dikabari. Kang Sosrto sudah wanti-wanti jangan info ke Cak Rizal karena dia sangat anti Jokowi.

‘’Jarno ae, wis jarno ae, ben rasakno, dadi Presiden ugal-ugalan. Mosok anak didadekno Wakil Presiden, mantune didadekno Gubernur. Ngono iku kok belani,’’ begitu kata Rizal kala itu.

Akhir-akhir ini Rizal banyak berubah, rupanya sejak masuk jadi pentholan Parpol di pusat sikapnya tambah bijak. ‘’Apa dia sudah insyaf ya, atau mungkin dapat pencerahan dari Rochy Gerung. Tapi bener lhoo Cak Rizal sekarang lebih smart,’’ begitu seloroh Kang Pujo ketika disowani untuk memberi undangan ke Gus Attok.

Yang mengejutkan Cak Rizal punya penilaian tersendiri terhadap Roy Suryo. ‘’Aku ini temen, temen cidek sama Roy Suryo, tapi saya nggak setuju, dan nggak paham lagi dengan sikap dan langkah yang Roy pilih,” kata Rizal mencoba masuk dalam tema diskusi.

Rizal tidak percaya, curiga pol-polan aksi dan manuver Roy Suryo ada yang ‘mbandari’, jadi ada dalangnya. ‘’Nah, kita lihat nanti apa penilaian hakim atas keterangan Pak Jokowi. Itu yang kita harus tunggu,’’ cetus Rizal penuh semangat. (bersambung)

– Wartawan Seniior,
– Ahli Pers Dewan Pers,
– Assesor UKW PWI Pusat,
– Ketua SMSI Jawa Tengah,
– Wakil Ketua SMSI Pusat,
– Iniisiator MOJO (Mobil Journalis Indonesia) dan menjadi Ketua Umum,
– Penulis yang diketuai Denny JA,
– Alumni FIB Undip dan sedang menempuh program doktoral di Unsoed Purwokerjo, konsentrasi Komunikasi Agribisnis. ***

Previous Post

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

Next Post

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

Related Posts

Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
Ragam

Santrawan Paparang: Jangan Biarkan Polemik Ijazah Jokowi Menggantung, Uji Independen Diperlukan

8 November 2026
Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
Next Post

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021