JAKARTA || Bedanews.com – Ada hubungan apa kasus suket palsu dan Prabowo. Jadi Gibran tumbang, Prabowo tetap berdiri kokoh.
Direktur Political and Publci Policy Studies (P33) menyebut, ini sebuah kebodohan jika menggagap kasus Gibran berlaku atas Presiden Prabowo.
“Memang secara hukum dan legitimasi wapres secara sah sudah gugur dan dia sudah tak lagi wapres lagi,” kata Jerry melalui keterangannya, Senin (2/11).
Jerry pun heran, para termul bayaran ngotot membela dengan membuat konten-konten provokatif dengan menyebut, jika Gibran lengser atau dimakzulkan, maka Prabowo juga ikut lengser.
“Prabowo tak ada masalah dengan ijasahnya jadi kasus ijasah bodong dan suket palsu Gibran,” ucapnya.
Memangnya tutur Jerry, Prabowo maju lewat suket palsu kan tdak. Dia pun mengingatkan sudah 3 kali Pabowo maju dan 1 kali Cawapres jadi pendidikan Prabowo sudah diverifikasi atau sudah final.
“Para Gibranisti dan Relawan Jokowi yang mencoba membangun narasi sesat dan narasi sampah,” kata dia.
Disiai lain, Jerry menyarankan, agar Gibran langsung saja dimakzulkan, tak perlu ada lagi hak angket, urusan MK dan MA menjadi landasan dan pijakan hukum bagi parpol di Senayan.
“Akan ada dampak buruk bagi Prabowo jika mempertahankan Gibran. Pertama publik berpendapat Prabowo melindungi seseorang wapres yang cacat hukum. Kedua Prabowo tak tegas dalam menyikapi kasus ini. Ketiga akan terus ada demo menurunkan Gibran,” tegas dia.
Untuk itu, tutur dia, para pemfitnah soal ijasah Prabowo harus dipidana lantaran sudah menuduh dan melakukan pencemaran nama baik terhadap presiden. (Red).













