• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Pangdam III/Siliwangi Ungkap Strategi Hadapi Ancaman dan Program Nyata untuk Rakyat

Pangdam III/Siliwangi Ungkap Strategi Hadapi Ancaman dan Program Nyata untuk Rakyat

Asep Budi by Asep Budi
6 Oktober 2026
in TNI-POLRI
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG || Bedanews.com  — Kesiapan menghadapi ancaman tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga kemampuan membaca dinamika wilayah dan membangun ketahanan masyarakat. Hal itu menjadi bagian penting yang dipaparkan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., kepada peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun Anggaran 2026.

Paparan tersebut disampaikan dalam kegiatan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) di Ruang Siliwangi Makodam III/Siliwangi, Selasa (6/10/2026).

Di hadapan peserta Sespimti Polri, Mayjen TNI Kosasih menjelaskan strategi pertahanan dan keamanan wilayah Jawa Barat dan Banten, sekaligus berbagai program pembinaan teritorial yang menjadi bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Rombongan Irjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., Kasdam III/Siliwangi Brigjen Pol. Dr. Kurniadi, S.I.K., S.H., M.Si., para pejabat utama Kodam III/Siliwangi, komandan satuan, kepala badan pelaksana, serta para perwira peserta didik Sespimti Polri.

BeritaTerkait

Tim Wasev TMMD Ke-130 Dengarkan Aspirasi Warga Kampung Yamboi

7 November 2026

Penuh Keceriaan, Tim Wasev TMMD Ke-130 Ajak Anak-Anak Kampung Yamboi Foto Bersama

7 November 2026

Dua Peran Strategis Kodam III/Siliwangi

Dalam paparannya, Pangdam menjelaskan Kodam III/Siliwangi merupakan Komando Utama Pembinaan dan Operasional TNI AD dengan wilayah kerja meliputi Jawa Barat dan Banten.

“Kodam III/Siliwangi memiliki dua tugas pokok, yaitu sebagai Komando Utama Operasi dan Komando Utama Pembinaan,” ujar Mayjen TNI Kosasih.

Sebagai Komando Utama Operasi, Kodam III/Siliwangi bertugas menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan matra darat sesuai kebijakan Panglima TNI.

Sedangkan sebagai Komando Utama Pembinaan, Kodam bertugas membina kemampuan, kekuatan, gelar kekuatan, serta teritorial guna menyiapkan wilayah pertahanan darat.

Pangdam juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan ancaman. Untuk itu, kemampuan satuan TNI di wilayah Jawa Barat dan Banten diintegrasikan dengan penyusunan sejumlah alternatif cara bertindak yang dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi.

“Kelima alternatif tersebut memberikan pilihan penggunaan kekuatan dan pengaturan operasi yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi, arah ancaman, serta kondisi medan dan wilayah operasi,” jelasnya.

Pertahanan Berjalan Bersama Pemberdayaan Masyarakat

Selain strategi pertahanan, Pangdam menyoroti pembinaan teritorial sebagai salah satu instrumen penting dalam membangun ketahanan wilayah.

Berbagai program unggulan diarahkan untuk memberdayakan potensi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung ketahanan pangan, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Dalam pelaksanaan fungsi pembinaan teritorial, Kodam III/Siliwangi menyelenggarakan berbagai kegiatan unggulan sebagai wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat,” katanya.

Sejumlah program yang dipaparkan meliputi Cikabayam, Edukasi Wisata “Kodamku Rumahku”, pelayanan kesehatan, pembersihan lingkungan dan rumah ibadah, pengembangan Desa Wisata Green Canyon Karawang, pemanfaatan lahan TNI untuk pertanian, pembangunan jembatan dan sumur bor, pendampingan serap gabah, serta pipanisasi.

Program Cikabayam, misalnya, telah mendorong budidaya sebanyak 9.116 ekor ternak sebagai modal produktif masyarakat.

Sementara di sektor pertanian, Kodam III/Siliwangi telah memanfaatkan lahan seluas 232,28 hektare. Kodam juga membangun jembatan di 200 titik, menyediakan sumur bor di 116 titik, dan melaksanakan pipanisasi di 53 titik di Jawa Barat.

Berbagai program tersebut tidak hanya diarahkan pada aspek pertahanan wilayah, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Pangdam, program-program tersebut memberikan manfaat dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah, penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan, sanitasi, serta peningkatan konektivitas masyarakat.

“Pelaksanaan berbagai kegiatan unggulan bidang teritorial memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tuturnya.

Pangdam berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi peserta didik Sespimti Polri dalam memperluas perspektif mengenai strategi pertahanan, keamanan, serta dinamika kewilayahan.

“Semoga penjelasan tentang strategi pertahanan dan keamanan di wilayah Kodam III/Siliwangi ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi para peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 Tahun Anggaran 2026,” pungkas Mayjen TNI Kosasih.

Previous Post

Bupati Dadang Sukseskan Program Presiden, Fasilitasi Legalitas 280 KDMP, 27 KDMP

Next Post

10 Anggota DPRD Kota Tasik Absen di Ultah ke-22 HIPSI, Ade Candra: Ini Awal Perjuangan

Related Posts

TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Dengarkan Aspirasi Warga Kampung Yamboi

7 November 2026
TNI-POLRI

Penuh Keceriaan, Tim Wasev TMMD Ke-130 Ajak Anak-Anak Kampung Yamboi Foto Bersama

7 November 2026
TNI-POLRI

Wujud Kepedulian TNI, Tim Wasev TMMD Ke-130 Bagikan Sembako kepada Warga Kampung Inden

6 November 2026
TNI-POLRI

TNI Perkuat Kompetensi Perwira, Siapkan Aparat Teritorial Pendukung Pembangunan

6 November 2026
TNI-POLRI

Pimpin Langsung Pemasangan Pipa Air Bersih, Dan SSK TMMD Ke-130 Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

6 November 2026
TNI-POLRI

119,32 Hektare Kawasan TNKS Terdampak Tambang Emas Ilegal, Satgas PKH Turun Tangan

6 November 2026
Next Post

10 Anggota DPRD Kota Tasik Absen di Ultah ke-22 HIPSI, Ade Candra: Ini Awal Perjuangan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021