Bandung, BEDAnews – Pemerintah Daerah Kota Bandung bersama Kantor Pertanahan Kota Bandung secara resmi menandatangani Nota Kesepakatan sekaligus menyelenggarakan Sosialisasi Penatausahaan dan Pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) di Grandia Hotel Bandung pada Jumat (18/09).
Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat tata kelola, tertib administrasi, serta perlindungan hukum atas aset-aset milik pemerintah daerah.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan unsur Forkopimda terkait, antara lain Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung, serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Yayat Ahadiat Awaludin, S.SiT., M.H.
Sebagai wujud nyata dari sinergi antarlembaga ini, dilakukan penyerahan secara simbolis 100 sertifikat aset milik Pemerintah Kota Bandung. Penyerahan sertifikat ini menjadi tonggak penting dalam memberikan kepastian hukum atas tanah milik pemkot, sekaligus memastikan seluruh aset tercatat dan terdokumentasi secara rapi dalam sistem administrasi BMD.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Yayat Ahadiat Awaludin, S.SiT., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak sekadar berfokus pada penerbitan dokumen legalitas semata, melainkan juga membangun tata kelola pertanahan daerah yang tertib, terintegrasi, dan patuh hukum.
”Sinergi antara Kantor Pertanahan dan Pemerintah Daerah Kota Bandung merupakan bagian penting dalam mendukung percepatan sertipikasi serta pengamanan aset pemerintah,” ujar Yayat.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan materi sosialisasi pengelolaan BMD yang menitikberatkan pada pengamanan aset dari dua dimensi utama: fisik dan yuridis. Melalui pemahaman yang menyeluruh, seluruh jajaran instansi diharapkan mampu mengelola aset secara efisien, transparan, dan akuntabel demi meminimalkan potensi sengketa tanah di masa depan.
Melalui penandatanganan kesepakatan dan legalisasi 100 aset daerah ini, Pemkot Bandung dan Kantor Pertanahan Kota Bandung menegaskan komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, aman, dan berorientasi pada kemanfaatan maksimal bagi seluruh masyarakat Kota Bandung.













