Tangerang, BEDAnews – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) mengajak mahasiswa baru Universitas Pelita Harapan (UPH) untuk menjadikan penolakan terhadap narkoba sebagai salah satu keputusan penting dalam menentukan masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Wasekjen DPP GRANAT Nita Ashar saat membuka sekaligus menjadi moderator kegiatan edukasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dalam rangkaian Pre-UPH Festival 2026, Selasa (11/8/2026), di Auditorium UPH Karawaci, Tangerang.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.000 mahasiswa baru UPH. Nita menekankan bahwa masa kuliah merupakan periode ketika mahasiswa mulai memiliki kebebasan lebih besar sekaligus dituntut semakin bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang diambil.
Dalam kegiatan tersebut, DPP GRANAT menghadirkan sejumlah narasumber dengan materi yang saling melengkapi: dr. Grace Beatrix, MM. menyampaikan materi “What Do Drugs Do To Your Brain” yang membahas dampak narkoba terhadap fungsi dan kesehatan otak.
Dr. (C) Renaldy Y S Winata, S.E., S.H., M.H. (mewakili alumni UPH) membawakan materi “Choose Your Future, Not Drugs”, mengajak mahasiswa menempatkan masa depan sebagai pilihan utama dan berani menolak narkoba.
Yemima Reina Manse, S.H., M.H. memberikan pemahaman mengenai “Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika”, termasuk pentingnya memahami konsekuensi hukum dari penyalahgunaan narkotika.
Coach Edmond dari Vegan Runners Indonesia berbagi pengalaman melalui sesi “Testimoni & Hidup Sehat Tanpa Narkoba”, mendorong mahasiswa membangun gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan.
“Masa kuliah adalah salah satu periode ketika kalian mulai membuat banyak keputusan sendiri. Kalian juga punya kebebasan yang lebih besar. But remember, freedom without responsibility can become a problem,” ujar Wasekjen DPP GRANAT Nita Ashar.
Menurutnya, pemahaman mengenai bahaya narkoba perlu diberikan sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi karena kelompok usia ini rentan menjadi sasaran peredaran gelap narkotika.
DPP GRANAT mengingatkan bahwa keputusan untuk menolak narkoba tidak selalu mudah. Para pengedar kerap menggunakan berbagai cara untuk menjebak korban melalui bujuk rayu, tipu daya, tekanan, hingga berkedok hubungan pertemanan.
Sementara itu, Wasekjen DPP GRANAT Bagas Kurniawan yang turut hadir mendorong mahasiswa baru UPH untuk membangun keberanian dalam mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab. Menjaga diri dari narkoba bukan hanya persoalan hukum, melainkan upaya menjaga kesehatan, pendidikan, relasi sosial, serta masa depan.
DPP GRANAT berharap edukasi ini tidak berhenti sekadar sebagai pengetahuan, melainkan menjadi bekal kuat bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan kehidupan kampus.
“Choose your future. Katakan tidak pada narkoba dan bertanggung jawablah terhadap setiap keputusan yang kalian ambil,” pesan pengurus DPP GRANAT.
Turut hadir dalam acara ini jajaran pengurus DPP GRANAT lainnya, yakni Dr. (C) Cut Aviyanti, S.E., M.M., Hari Darmawan, S.T., Rian Satya, S.H., Marcelino Dennis Lesmana, S.H., Zeta Hartawan, dan Shaquille Nadiem.













