BANTEN, Bedanews.com
– Di tengah meningkatnya ancaman krisis pangan global, perubahan iklim, dan ketidakpastian geopolitik dunia, Tim Peneliti MORA LPDP The Air Fund UIN Sunan Gunung Djati Bandung menghadirkan sebuah paradigma baru dalam pembangunan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan Model PATEM (Pangan Adat Tangguh Ekologis Mandiri) yang berangkat dari praktik kearifan lokal Masyarakat Adat Baduy di Provinsi Banten,Kamis,(16/7/2026)

Model tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Eksploratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, sebagai bagian dari rangkaian penelitian mengenai ketahanan ekologis dan pangan masyarakat adat. Forum tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang dinilai berpotensi menjadi rujukan penyusunan kebijakan pangan nasional berbasis keberlanjutan.













