• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Dadang Rachmat: AMKI Lahir dari Semangat Kolektif

Dadang Rachmat: AMKI Lahir dari Semangat Kolektif

Asep Budi by Asep Budi
1 Juli 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

JAKARTA || Bedanews.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI), Dadang Rachmat menegaskan bahwa, keberhasilan sebuah organisasi merupakan hasil kerja kolektif, bukan milik satu individu.

Menurut Dadang Rachmat, sejak awal pembentukan AMKI, semangat kebersamaan menjadi fondasi utama yang disepakati para pendiri. Karena itu, seluruh unsur organisasi memiliki peran yang sama penting dalam membangun dan mengembangkan AMKI.

“AMKI lahir dari semangat kebersamaan. Karena itu, membangun dan membesarkan organisasi ini juga harus dilakukan secara bersama-sama. Keberhasilan AMKI bukan milik satu orang, melainkan hasil kerja seluruh pendiri, pengurus dan anggota yang memiliki visi yang sama untuk memajukan industri media Indonesia,” ujar Dadang Rachmat dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

BeritaTerkait

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026

Dadang menjelaskan, AMKI lahir dari gagasan sejumlah pemilik media yang melihat perlunya wadah organisasi untuk merespons perubahan industri media di era digital.

“Perkembangan teknologi telah menyatukan media cetak, media siber, televisi, platform digital, hingga kreator konten dalam satu ekosistem yang saling terhubung,” ujar Dadang ya juga Pemred Mitrapol.

Ia mengungkapkan, gagasan tersebut kemudian mengemuka dalam sebuah pertemuan sejumlah pelaku media dalam kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Media Mitrapol di Jakarta.

Pertemuan itu dihadiri antara lain Tundra Meliala, Umi Sjarifah, Djamal Efendi, Herdiansyah, serta wartawan senior Irmanto, Rudi Sitompul dan Berman Nainggolan bersama sejumlah pemilik media lainnya.

“Dari diskusi tersebut, semua sepakat membentuk Asosiasi Media Konvergensi Indonesia atau disingkat AMKI sebagai wadah kolaborasi pelaku industri media agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman” terangnya.

“Industri media berubah sangat cepat. Karena itu, diperlukan organisasi yang mampu menjawab tantangan tersebut melalui kolaborasi dan penguatan kapasitas anggotanya,” sambung Dadang.

Ia menambahkan, setelah kesepakatan pembentukan organisasi dicapai, para pendiri bersama-sama menyusun konsep organisasi, kepengurusan, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), hingga proses legalisasi. Seluruh tahapan dilakukan secara kolektif dengan pembagian peran masing-masing.

Ia menjelaskan, dalam struktur awal AMKI Pusat, Tundra Meliala ditetapkan sebagai Ketua Umum, Dadang Rachmat sebagai Sekjen, Irmanto sebagai Wasekjen, Umi Sjarifah sebagai Bendahara Umum dan Djamal Efendi sebagai Wakil Bendahara Umum.

Menurut Dadang, dalam perjalanannya AMKI terus memperkuat konsolidasi organisasi di berbagai daerah. Namun, tantangan utama bukan hanya memperluas struktur, melainkan menghadirkan program yang memberi dampak nyata bagi perusahaan media dan anggotanya.

Fokus organisasi, kata dia, mencakup peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan bisnis media, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

Ke depan, AMKI juga akan memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dewan Pers, Kementerian terkait, perguruan tinggi, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta organisasi profesi lainnya untuk memperkuat ekosistem media konvergensi di Indonesia.

“Kita berharap semangat kolektif tetap menjadi fondasi utama AMKI. Organisasi yang kuat tidak dibangun oleh satu figur, melainkan melalui kolaborasi yang melahirkan kepemimpinan dan inovasi bagi kemajuan industri media,” pungkasnya. (Red).

Previous Post

Pimpin Kenaikan Pangkat, Kapolres Cilegon: Wujud Perhatian dan Penghargaan Pimpinan

Next Post

PETANI ITU TENTARA, BUKAN PENGEMIS: Memuliakan Garda Terdepan Kedaulatan Pangan Indonesia

Related Posts

Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Ragam

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR

7 November 2026
Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Ragam

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Next Post

PETANI ITU TENTARA, BUKAN PENGEMIS: Memuliakan Garda Terdepan Kedaulatan Pangan Indonesia

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021