BANDUNG, BEDAnews – Persoalan akurasi data kemiskinan kembali menjadi perhatian DPRD Kota Bandung menyusul masih ditemukannya perubahan kategori kesejahteraan warga yang berdampak pada akses terhadap berbagai program bantuan sosial dan pendidikan, Jumat (22/5/2026).
ㅤ
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bandung Asep Sudrajat menilai pembaruan data harus dilakukan secara berkelanjutan agar kondisi riil masyarakat dapat tergambarkan dengan lebih tepat.
ㅤ
Menurutnya, kolaborasi antara Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan perangkat daerah lainnya menjadi kunci dalam membangun sistem data yang terintegrasi.
ㅤ
Data yang akurat dinilai sangat penting karena menjadi dasar berbagai kebijakan pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial, bantuan pendidikan, hingga program pemberdayaan masyarakat.
ㅤ
DPRD juga mendorong adanya inovasi penanganan masalah sosial yang tidak semata-mata bergantung pada anggaran pemerintah.
ㅤ
Dengan sistem pendataan yang semakin baik, program kesejahteraan diharapkan mampu menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan serta mengurangi potensi kesalahan sasaran penerima bantuan.**












