• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Mendikdasmen: Gerakan Penghijauan Langkah Nyata Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan

Mendikdasmen: Gerakan Penghijauan Langkah Nyata Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan

Asep Budi by Asep Budi
11 Juni 2026
in Politik, Ragam
0
PEDULI LINGKUNGAN-Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu'ti saat menanam mangrove di Balikpapan, sebagai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis kepedulian lingkungan. (Foto Istimewa).

PEDULI LINGKUNGAN-Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu'ti saat menanam mangrove di Balikpapan, sebagai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis kepedulian lingkungan. (Foto Istimewa).

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

BALIKPAPAN || Bedanews.com – Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dimanfaatkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Ali Mu’thi, untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis lingkungan. Dari SMA Negeri 8 Balikpapan, Kalimantan Timur, pemerintah mengajak peserta didik menjadi pelopor pelestarian alam melalui Gerakan Sekolah ASRI dan aksi nyata penanaman mangrove, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut, menjadi simbol komitmen pemerintah untuk menjadikan sekolah tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kesadaran ekologis peserta didik.

SMA Negeri 8 Balikpapan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki keunikan tersendiri. Berlokasi di Kelurahan Margomulyo, Balikpapan Barat, sekolah ini dikenal sebagai satu-satunya sekolah mangrove di Indonesia karena berdampingan langsung dengan kawasan hutan mangrove yang menjadi bagian penting ekosistem pesisir Kalimantan Timur.

BeritaTerkait

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026

Melalui Gerakan Sekolah ASRI, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Ali Mu’thi mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, sehat, bersih dan indah, sekaligus membangun budaya cinta lingkungan yang tertanam dalam keseharian siswa.

Prof. Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa, menjaga lingkungan merupakan bagian dari upaya membangun kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan.

Menurutnya, cita-cita Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui hubungan yang baik antarsesama manusia, tetapi juga melalui hubungan yang selaras dengan alam.

“Sesungguhnya sesuai dengan cita-cita bangsa, kita membangun hubungan yang harmonis dengan sesama, hubungan yang harmonis dengan alam, membangun toleransi dan juga membangun kerukunan. Kita semua berharap agar Indonesia menjadi negeri yang aman, damai dan tenteram,” ujarnya.

Abdul Mu’ti menilai, gerakan penghijauan seperti penanaman pohon dan mangrove merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.

Selain memperindah lingkungan, mangrove memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, menyerap emisi karbon, serta menjadi benteng alami menghadapi dampak perubahan iklim.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa, pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan ekologis dan tanggung jawab sosial.

Menurut Rudy, Kalimantan Timur yang kaya akan sumber daya alam memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pembangunan berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.
“Pendidikan sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak muda, generasi bangsa, dan Generasi Emas 2045 yang memiliki ilmu pengetahuan, kecerdasan ekologis dan tanggung jawab sosial,” katanya.

Ia berharap, kesadaran menjaga lingkungan dapat ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan sederhana di sekolah maupun lingkungan sekitar, mulai dari menjaga kebersihan hingga terlibat aktif dalam kegiatan penghijauan.

Gerakan Sekolah ASRI dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam membangun Generasi Emas 2045 yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi masa depan bangsa. (Red).

Previous Post

DPRD Jabar Respon Positif Usulan Pembentukan Pansus SPMB

Next Post

Rapat Perdana Dewan Juri AJMHT 2026 Digelar, Siap Jaga Kredibilitas Penghargaan Jurnalistik

Related Posts

Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Ragam

DR. FACHRUL RAZI: PENYADAPAN PRESIDEN PRABOWO ADALAH MAKAR

7 November 2026
Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Next Post

Rapat Perdana Dewan Juri AJMHT 2026 Digelar, Siap Jaga Kredibilitas Penghargaan Jurnalistik

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021