Bandung, BEDAnews
Memasuki pekan ke 2, bulan ramadhan, perampok spesialis minimarket 24 jam kembali melakukan aksinya. Kali ini giliran minimarket Indomaret di seberang persimpangan Jalan Ahmad Yani-Jalan Bogor, kota Bandung, disatroni 4 kawanan perampok, Kamis (2/8/12) sekitar pukul 3.30. Pelaku sempat mengancam pegawai toko dengan pisau dan berhasil membawa kabur uang Rp. 14 juta dan beberapa slop rokok.
Salah seorang pegawai toko, Dodi Kadarisman (18) di Mapolsek Cibeunying Kidul menuturkan, saat itu ia bersama dua rekannya yakni Nonda Rahmatullah (19) dan Handri Pujiana (22), sedang berjaga di dalam toko. Sekitar jam 3.30, kata Dodi, datang seorang perempuan mengenakan sweater hijau seperti hendak membeli.
"Tak berapa lama, masuk 3 orang pria dan langsung menodong saya dari belakang dengan pisau lipat sambil menyuruh diam. Saat itu saya lihat si cewek keluar toko," tutur Dodi.
Pada saat bersamaan, Dodi juga melihat Handri sedang ditodong pelaku lainnya dengan pisau mirip sangkur menempel di pinggangnya. Melihat kawannya ditodong, karyawan ketiga yang turut menjaga toko, yakni Nonda, juga tak berani melawan. Tanpa banyak perlawanan, ketiga karyawan lalu digiring ke gudang dibagian belakang toko dan diikat dengan tambang yang ada di gudang.
"Mereka terus menanyakan sambil mengancam ke Pak Handri, dimana brankas berisi uang disimpan dan minta kuncinya. Habis itu mereka menyekap kami di gudang itu," kata Dodi.
Sekitar 20 menit kemudian, ketiga karyawan berhasil melepaskan ikatan dan keluar dari gudang. Mereka memeriksa brankas dan barang jualan toko. “Uang dalam brankas semuanya dibawa perampok. Mereka juga membawa dua slop rokok Dunhill,” cerita Dodi.
Jajaran kepolisian dari Polsekta Cibeunying Kidul dan Polrestabes Bandung yang mendapat laporan, langsung meluncur ke tempat kejadian dan melakukan olah kejadian perkara.
Kanit Reskrim Polsekta Cibeunying Kidul AKP Uus Saefullah mengatakan, polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dan afiliasi kelompok para perampok dari rekaman closed circuit television (CCTV) Indomaret.
Dari rekaman tersebut, terlihat jelas pelaku yang pertama masuk memakai helm half face putih dan jaket hitam yang dalamannya kaus motif garis. Pelaku kedua masuk melalui pintu sama dan mengenakan kaus double yang dalamnya lengan panjang merah dan luarnya hitam pendek dan celana jeans. Sementara pelaku ketiga mengenakan topi dan jaket hitam.
Namun kamera CCTV itu hanya merekam kedatangan tiga pelaku. Tidak merekam detik-detik penyekapan."Para pelaku sedang kami selidiki dan kemungkinan besar mereka sudah sering beraksi,” pungkas Uus. (Lanie)












