• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Komisi IV DPRD Bandung Bahas Masalah Pendidikan, Daya Tampung Sekolah Jadi Isu Utama

Komisi IV DPRD Bandung Bahas Masalah Pendidikan, Daya Tampung Sekolah Jadi Isu Utama

admin by admin
7 Mei 2026
in News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews — DPRD Kota Bandung menyoroti berbagai persoalan krusial dalam penyelenggaraan pendidikan saat mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Peraturan Daerah (Perda) di Kantor DPD RI Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu, 6 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Soni Daniswara dan Aswan Asep Wawan melakukan diskusi terkait dunia pendidikan di Jawa Barat dan Kota Bandung bersama Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat Agita Nirfianti S.P., Perwakilan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat dan Para Ahli dan Pakar Pendidikan.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Soni Daniswara, mengungkapkan bahwa kesiapan infrastruktur pendidikan di Kota Bandung masih menjadi tantangan besar, terutama menjelang penerapan kebijakan baru pada tahun ajaran 2025–2026. Ia menilai, sejumlah kebijakan dari pemerintah pusat belum sepenuhnya mempertimbangkan kesiapan daerah.

Menurut Soni, keterbatasan ruang kelas dan kondisi sejumlah sekolah yang masih berstatus non-lahan milik pemerintah menjadi persoalan serius. Bahkan, terdapat sekolah dasar dengan jumlah siswa yang sangat besar, namun masih menghadapi ketidakpastian status lahan.

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026

“Permasalahan lahan dan keterbatasan ruang kelas ini sangat krusial. Ada sekolah dengan lebih dari seribu siswa, tetapi lahannya masih bermasalah. Jika tidak segera diselesaikan, akan berdampak pada daya tampung siswa baru,” ujarnya.

Soni juga menyoroti ketidaksiapan waktu dalam pelaksanaan kebijakan baru. Ia menilai, jika aturan tersebut dipaksakan berlaku pada 2026, maka pemerintah daerah tidak memiliki cukup waktu untuk membangun infrastruktur yang memadai.

“Secara logika pembangunan, tidak mungkin dalam waktu tiga bulan bisa membangun gedung sekolah bertingkat lengkap dengan fasilitasnya. Oleh karena itu, kami mendorong agar implementasi kebijakan ini ditunda hingga 2027 agar ada waktu persiapan,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, DPRD Kota Bandung bersama pemerintah kota telah menjajaki kerja sama dengan sekitar 80 sekolah swasta untuk menampung siswa. Skema ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara dalam mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan, menyoroti perlunya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota dalam pengelolaan pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap sekolah swasta sebagai bagian dari solusi pemerataan pendidikan.

Menurut Aswan, daripada memaksakan pembangunan ruang kelas baru yang memerlukan biaya besar dan waktu panjang, pemerintah dapat mengoptimalkan peran sekolah swasta dengan dukungan anggaran yang memadai.

“Kita harus realistis. Membangun ruang kelas baru membutuhkan biaya besar. Alternatifnya, kita bisa memperkuat kerja sama dengan sekolah swasta agar daya tampung siswa tetap terpenuhi,” ucapnya.

Ia juga menyoroti berbagai kebijakan pendidikan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kebutuhan daerah, termasuk soal distribusi guru yang masih belum merata serta belum optimalnya pemanfaatan aset lahan milik pemerintah.

“Termasuk penguatan regulasi yang adaptif dan inklusif, peningkatan akurasi data pendidikan, serta penguatan anggaran berbasis hasil. Selain itu, peningkatan akses pendidikan bagi kelompok rentan juga menjadi perhatian utama,” ujarnya.**

Tags: Aswan Asep Wawandaya tampung sekolahDPD RI Jawa Baratinfrastruktur sekolahkebijakan pendidikanKomisi IV DPRD Kota Bandungpendidikan Kota Bandungruang kelas barusekolah swasta BandungSoni Daniswara
Previous Post

KPU Kota Tasikmalaya Sambangi DPC Demokrat, Perkuat Sinergitas dan Mutakhirkan Data Parpol

Next Post

Senyum Hangat Anak-Anak Warnai Kebersamaan dengan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
News

Kemendagri Dampingi Hulu Sungai Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar

4 November 2026
News

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

4 November 2026
Poto: Istimewa
Hukum

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden RI, Satu Orang Masih Diperiksa

4 November 2026
Next Post

Senyum Hangat Anak-Anak Warnai Kebersamaan dengan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021