Bandung, BEDAnews – Ketua Umum PB FORKI, Marsekal TNI ( Purrn) Hadi Tjahjanto, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate tahun 2026 ‘Piala Ketua Umum PB FORKI IV’ di GOR Citra Arena, Kota Bandung, Sabtu (9/5/2026).
Dalam mempersiapkan atlet karate Indonesia Go internasional ajang ini menjadi panggung krusial untuk menyeleksi atlet-atlet potensial yang akan membela Indonesia di berbagai turnamen internasional sepanjang tahun ini.
Menurut Hadi Tjahjanto penyelenggaraan kejurnas memiliki nilai strategis sebagai sarana pemantauan performa karateka Indonesia. PB FORKI memproyeksikan para pemenang untuk terjun ke sejumlah kompetisi bergengsi, mulai dari level ASEAN hingga dunia
Pembukaan Kejuaraan Nasional piala ketua umum FB Forki tersebut berlangsung di GOR Bandung Arena pada 9 Mei 2026 dengan diikuti sekitar 1.200 atlet.
“Hari ini kita melaksanakan Kejurnas Piala Ketum PB FORKI yang keempat tahun 2026. Event ini dimaksudkan untuk menyiapkan para atlet, sekaligus melihat sejauh mana perguruan maupun wilayah mempersiapkan atlet-atletnya,” tuturnya.
Hadi menambahkan saat ini tengah fokus memperkuat kualitas atlet nasional demi menghadapi sejumlah kejuaraan internasional dalam waktu dekat. Sejumlah agenda besar telah masuk kalender kegiatan federasi, termasuk kejuaraan tingkat Asia yang akan menjadi tolok ukur kemampuan karateka Indonesia di level dunia.
Indonesia akan menjadi tuan rumah ajang bergengsi Asia Karate Federation Championship yang digelar di Bali. Dengan demikian Indonesia mempersiapkan pematangan atlet agar mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik di hadapan negara-negara kuat Asia.
“Dalam waktu dekat kita juga akan mengadakan event internasional di Bali, yaitu Asia Karate Federation Championship. Insya Allah, baik atlet pria maupun wanita, kita bisa mengambil emas dari beberapa nomor yang akan kita hadapi,” tambahnya.
Selain kejuaraan di Bali, tim nasional karate Indonesia juga diproyeksikan tampil pada sejumlah turnamen internasional lainnya, seperti di Filipina maupun Jordania.
Kejurnas Piala Ketum PB FORKI sebagai acuan untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet nasional. Dari hasil pertandingan tersebut, PB FORKI dapat memantau atlet yang mampu mempertahankan performa maupun yang mengalami peningkatan signifikan.
“Melalui kegiatan ini kita ingin melihat sejauh mana para atlet tetap mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kemampuan mereka. Insya Allah, target meraih prestasi di tingkat internasional bisa tercapai,” ungkapnya.
Selain itu, Hadi juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan Jawa Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan kejuaraan nasional karate tersebut. Ia menilai fasilitas olahraga, dukungan transportasi, hingga akomodasi yang tersedia di Jawa Barat sangat mendukung kenyamanan atlet selama mengikuti pertandingan.
“Saya kira di Jawa Barat sangat bagus dan cocok untuk berlatih, dukungan transportasi dan akomodasi juga sangat baik dan mendukung sehingga memberikan kenyamanan bagi para atlet untuk bertanding,” pungkasnya.













