JAKARTA || Bedanews.com – PT. Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mengawali tahun 2026 dengan capaian impresif melalui peningkatan produksi minyak sebesar 2.000 barel per hari (bph) dari Lapangan Handil, Kalimantan Timur.
Tambahan produksi ini berasal dari optimasi dua sumur High Pour Point Oil (HPPO) yang performanya jauh melampaui perkiraan awal dalam Work Program & Budget (WP&B) 2026 sebesar 400 bph. Keberhasilan ini memperkuat posisi PHM dalam mengelola kompleksitas lapangan migas tua atau mature di wilayah kerja Mahakam.
Sumur HPPO di Lapangan Handil memiliki tantangan teknis yang spesifik, di mana minyak cenderung memadat jika temperatur pipa berada di bawah titik tuang. Untuk mengatasi potensi hambatan aliran tersebut, PHM menerapkan inovasi chemical treatment berupa Pour Point Depressant (PPD).











