• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Tak Dihadiri FPDIP Rapat Paripurna DPRD Jabar Tetap Jalan

Tak Dihadiri FPDIP Rapat Paripurna DPRD Jabar Tetap Jalan

herz by herz
16 Agustus 2025
in Headline, Hukum, News, Politik
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG.BEDAnews.com  – Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat yang berlangsung Jumat (15/8) sore ditandai dengan adanya sikap politik Fraksi PDIP DPRD Jabar yang seluruh anggotanya tidak menghadiri rapat paripurna tersebut.

Tetapi ketidak hadiran seluruh anggota Fraksi PDIP dalam rapat paripurna dengan Agenda membahas laporan Badan Anggaran, persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, penandatanganan Persetujuan Bersama dan Pendapat Akhir Gubernur Jawa Barat serta laporan reses III tahun sidang 2024-2025. Tidak menghentikan jalannya rapat paripurna karena masih dihadiri oleh 81 anggota dari 120 anggota DPRD Jabar

Sebagaimana dikatakan pimpinan rapat Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, yang menyebutkan rapat paripurna dihadiri 81 anggota legislatif dari jumlah keseluruhan 120 orang.

“Sebanyak 39 anggota legislatif tidak hadir, namun masih mencapai persyaratan kuorum sehingga rapat dapat dilanjutkan,” ujar Buky

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Ono Surono Dorong Optimalisasi PAD, Hindari Potensi Tunda Bayar

5 November 2026

Sikap politik FPDIP bermula dari proses pembahasan  perubahan APBD 2025 yang  sebelumnya menyambut baik rencana perubahan APBD 2025 yang akan mengalokasikan kembali bantuan untuk yayasan pondok pesantren dan masjid.

Namun ternyata Gubernur tidak lagi menganggarkan alokasi bantuan untuk pondok pesantren tersebut di APBD Perubahan.

Yang muncul malah nomenklatur baru yakni beasiswa santri tidak mampu dengan alokasi anggaran sebesar Rp 10 miliar.

Dengan sikap politiknya Fraksi PDI Perjuangan pun tidak menandatangani persetujuan bersama Perubahan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.@

Tags: Tak Dihadiri FPDIP Rapat Paripurna DPRD Jabar Tetap Jalan
Previous Post

MENJAGA MARWAH SEBAGAI MIKROFON REPUBLIK

Next Post

Panglima TNI Hadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR -DPD RI 2025

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
Politik

Ono Surono Dorong Optimalisasi PAD, Hindari Potensi Tunda Bayar

5 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Hukum

PN Bandung Eksekusi Lahan dan Bangunan di Jalan Cimandiri No. 4

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Politik

Penyadapan Presiden Oleh Listyo Sigit, Jokowi Harus Diperiksa

5 November 2026
Next Post

Panglima TNI Hadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR -DPD RI 2025

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021