• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, April 28, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Ruang Publik Media Sosial Bar-bar, Ancaman Demokrasi di Jabar

Ruang Publik Media Sosial Bar-bar, Ancaman Demokrasi di Jabar

herz by herz
5 Agustus 2025
in Edukasi, Headline, Hukum, News, Politik
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung BEDAnews.com – Ruang publik media sosial dinilai bar-bar berakibat Adanya ancaman demokrasi di Jawa Barat, siapapun yang mengkritisi pemprov jabar akan dikuliti.

Hal ini terungkap saat rapat mediasi dinas komunikasi dan informasi (Diskominfo) provinsi jawa barat dengan aktivis Neni Nurhayati terkait Doxing yang terjadi akibat pengunggahan poto aktivis tersebut di website milik pemprov jabar, yang berakibat serangan secara digital terhadap pribadinya di media sosial.

Rapat mediasi yang dipimpin ketua Komisi I DPRD Jabar Rahmat Hidayat Djati berangsung di ruang Bamus DPRD Jabar di hadiri Kadiskominfo Adi Komar, KPID, Komisi Informasi. Kadisdukcasip. lbh AP PP Muhammadiyah dan Neni Nurhayati melalui Zoom meeting. Berlangsung di ruang Bamus DPRD Jabar jl. Diponegoro 27 Bandung. Senin (4/7).

Ketua Komisi I Rahmat Hiayat Djati menyebut, apa yang dialami aktivis Neni juga dialami anggota DPRD Jabar.

BeritaTerkait

DPRD Dukung Berbagai Inovasi Optimalkan Kinerja BUMD Jabar.

27 April 2026

Narasumber dalam Nusantara Young Leaders, Menteri Nusron: Semua Kebijakan Harus Memanusiakan Manusia

27 April 2026

“Apa yang dialami bu Neni sama seperti yang dialami oleh kami. Ada bar-barianisme. Perlakuan bar-bar diancam dengan yang tidak pantas.”

Rafael Situmorang anggota Komisi I menyebut, secara garis besar ada ancaman demokrasi di jabar. Jadi siapapun yang mengkritisi pemprov jabar akan dikuliti, kalau dikuliti soal kinerja gak ada masalah, tapi kalau diserang secara pribadi, suku dan sebagainya. Ini sudah tidak sehat.
Karena itu pihaknya meminta diskominfo Jabar membersihkan ruang ruang publik.

Paduka Ewi dari LBH AP PP Muhammadiyah. Minta klarifikasi dari diskominfo jabar, setelah apa yang dialami kliennya secara pribadi akibat Doxing secara resmi oleh pemprov jabar.

Neni menuntut pemprov Jabar untuk mentakedown dan meminta maaf atas doxing yang telah dilakukan.

Respon kadiskominfo Jabar atas hal tersebut manyatakan, merasa prihatin atas apa yang terjadi pada bu Neni.

Dengan menyebut poto yang kami unggah dari kanal terbuka. Unggahan kami suatu bentuk keterbukaan publik. Tak ada maksud menyerang individu.

Anggota Komisi I dari fraksi Golkar Edi menyebut. Apa ýang dilakukan diskominfo sudah pure doxing dan apa susahnya minta maaf seperti tuntutan Neni.

Edi meminta penyelesain secara deliberasi Demokrasi dan tidak masuk ke ranah hukum.

Sementara anggota komisi I Erwin menyebut. Ada pencitraan yang tidak sehat di jabar, harus ada langkah ke depan, kalau ada kritik lalu buly ini gak sehat.

Ketua Komisi I mengatakan kasus yang dialami Neni adalah puncak masalah yang dialami oleh DPRD.

Kita tidak setuju ruang publik jadi serangan.
Selama ini DPRD tidak melakukan somasi karena DPRD adalah Pemerintah Daerah.
Kalau sudah menimpa aktivis, ini sudah jadi alarm.

Rahmat Hidayat menyatakan DPRD meminta maaf kepada ibu Neni.

“Sebagai bagian dari Pemerintah provinsi Jabar meminta maaf atas terjadinya kelalaian yang dilakukan oleh diskominfo.
Apabila bu Neni merasa perlu untuk menindak lanjuti secara hukum, kami dukung… Tapi kami tidak menghendaki tindaklanjut ke urusan hukum, karena tahun 2026 kami tidak akan menerima OPD tanpa kepala OPDnya.” Tutup Rahmat@herz

Tags: Ancaman Demokrasi di JabarRuang Publik Media Sosial Bar-bar
Previous Post

DPR RI dan BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Rokan Hilir

Next Post

Pastikan Ketaatan Terhadap Peraturan, Itjen TNI Laksanakan Audit Kinerja dan Audit Ketaatan di Lantamal I

Related Posts

Ekonomi

DPRD Dukung Berbagai Inovasi Optimalkan Kinerja BUMD Jabar.

27 April 2026
News

Narasumber dalam Nusantara Young Leaders, Menteri Nusron: Semua Kebijakan Harus Memanusiakan Manusia

27 April 2026
News

HPN Bekasi Raya 2026 Digelar 7–9 Mei, Sekaligus Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia

27 April 2026
Ekonomi

Stop Seremonial, tegas Ketua Fraksi PAN H. Eep Jamaludin: Fokus Kerja Nyata

27 April 2026
Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti
News

Rinna Suryanti: Kasus Jembatan Rel Besi Kuno Kalibaru Bukti Lemahnya Literasi Hukum Pemkot Cirebon

27 April 2026
Sosialisasi program MBG di Sidoarjo
News

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo, Arzeti Ingatkan Kolaborasi Demi Pembangunan SDM

27 April 2026
Next Post

Pastikan Ketaatan Terhadap Peraturan, Itjen TNI Laksanakan Audit Kinerja dan Audit Ketaatan di Lantamal I

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021