DEMAK || bedanews.com – Bertempat di NN Cafe, PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) kabupaten Demak, melakukan “NGOPI PILKADA” (Ngobrol Pintar Pilkada), dalam diskusi santai sambil nyruput wedang dan gorengan. Acara ngopi pilkada dihadiri oleh Noor Salim, Ketua PGSI Demak bersama beberapa pengurus, baru baru ini.
“Hingga saat ini, masih terdapat pemahaman yang kurang tepat oleh sebagian orang, yaitu memahami profesi yang dianggap saru dan tabu berbicara politik, yaitu profesi Kiyai dan Guru,” jelas Salim melalui keterangan tertulisnya, Minggu (5/4).
Lebih lanjut ia menjelaskan, tugas utama guru adalah mendidik siswa namun ada tugas lain yaitu menjadi role model bagi publik. Maka dalam pilkada, guru harus ambil bagian dengan cara menjadi warga politik yang baik guna mensukseskan kontestasi pilkada.













