BANDUNG. BEDAnews.com – Kebebasan Pers atau Media merupakan bagian yang penting dalam pilar Demokrasi yang meliputi Legislatif, Ekesekutif dan Yudikatif dan Pers yang bebas sebagaimana pernah dikemukakan Oleh Prof. Mahfud MD.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat sebagai lembaga Legislatif di level Pemerintahan Provinsi juga tidak dapat lepas keberadaanya dari peran Media, karena itu pula Sekretariat DPRD Prov. Jabar menempatkan media sebagai mitra sinergi dalam melaksanakan tupoksinya sebagai bagian dari fasilitasi kepada anggota legislative dengan menempatkan atau plotting ruang bagi Media yang lebih representatif di lingkungannya, menggantikan Ruang media yang ada saat ini yang akan digunakan oleh Sekretariat DPRD Jawa Barat sebagai ruang kerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat. Dr. H. Dodi Sukmayana, S.E., M.M. menjelaskan, ruang media yang baru ini sedang dalam tahap pengerjaan. “Kita targetkan ruang media ini selesai di akhir November 2023,” kata Dodi kepada BEDAnews.com di Bandung, Jumat (22/12/2023).
Selain dilengkapi dengan perangkat keras dan perangkat lunak, ruang media yang baru dilengkapi dengan ruang hijau dan taman sehingga ramah lingkungan. Jaringan komputer dan internet juga sudah disiapkan. “Jadi ruang media itu kita usahakan representatif,” kata Dodi.
Bagian Umum memenuhi semua kebutuhannya, Meja, perangkat lunak, perangkat kerasnya dipenuhi. Terus di depannya itu ada space untuk ruang hijau. Jadi untuk refresh lah. Biar adem.
“Ukuran ruang media baru ini lebih besar dari ruang yang sudah ada saat ini. Akan ada ruang hijau atau taman dibuat di samping ruang media.”
Di tahun 2024 Sekretariat DPRD Jawa Barat ingin menciptakan bukan hanya ramah lingkungan, ramah difabel, tapi juga ramah media.
“Bapak rasakan sekarang ruang publik tidak ramah lingkungan, kadang-kadang begitu ada media pintu tutup semua, nyari orang saja susah. Padahal media itu dilindungi oleh undang-undang pers, mereka itu legal di bawah konstitusi,” tegas Dodi.
Karena itu ruang Sekretariat DPRD Jawa Barat itu pertama harus hijau, ramah lingkungan, ramah difabel, dan harus ramah media. “Karena apa? Gedung ini gedung rakyat,” pungkasnya.
Merespons ruang media yang baru, Wakil Ketua Pokja Wartawan Gedung Sate – DPRD Jawa Barat Lyster Marpaung mengapresiasi Kabag Umum Sekretariat DPRD Jawa Barat yang menyediakan ruang media yang dilengkapi ruang hijau. “Ruang media ini akan menjadi yang terbaik di DPRD se-Jawa Barat. Semoga ruang hijau ini, dapat meningkatkan kinerja wartawan yang meliput di DPRD Jawa Barat, karena telah dilengkapi dengan fasilitas jaringan komputer dan internet serta fasilitas ruang hijau. Yang memberikan kesejukan bagi wartawan dalam bekerja,” kata Lyster@herz













