KAB. BANDUNG || bedanews.com — Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, menyatakan sangat mengapresiasi sekali 3 (tiga) program prioritas Pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat pasca pandemi covid-19.
Ketua Fraksi yang akrab disebut Srikandi PKB itu, karena bakti sosialnya dalam menebar berbagai kebaikan kepada sesama, menyebutkan, ketiga program prioritas itu, diantaranya, Insentif Guru Ngaji, Kartu Tani, dan Bantuan Wirausaha atau Bantuan Modal Bergulir tanpa Bunga.
“Semuanya program itu sangat jelas untuk membangkitkan perekonomian masyarakat, dan tidak sedikit warga yang berhasil memanfaatkan program itu demi melangsungkan kehidupannya,” katanya melalui telepon, Senin 22 Mei 2023.
Lebih jauh Srikandi PKB yang berkeinginan mengabdi dan melayani masyarakat untuk ketiga kalinya karena merasa masih banyak kekurangan itu dalam memberikan bhaktinya kepada masyarakat, menuturkan, kalau yang sekarang diimplemetasikan Kang DS dalam Islam disebut Siyasah yang mengatur segenap urusan umat,
Islam memandang jabatan atau dengan istilah lain ialah pemimpin, menurutnya, sebagai sarana menyempurnakan pengabdian kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Dan Islam terbuka dengan konsep politik yang telah berjalan selama ini selama tidak bertentangan dengan konsep ajaran, aturan-aturan yang di larang oleh agama.
“Karena teori politik adalah kajian mengenai konsep penentuan tujuan politik, bagaimana mencapai tujuan tersebut dan segala konsekuensinya. Bahasan dalam Teori Politik antara lain adalah filsafat politik, konsep tentang sistem politik, negara, masyarakat, kedaulatan, kekuasaan, legitimasi, lembaga negara, perubahan sosial, pembangunan politik, perbandingan politik,” ujarnya.
Lalu apa kaitannya dengan 3 program prioritas Pemkab Bandung yang didukungnya itu, Srikandi PKB itu menjawab, bahwa program itu merupakan bagian dari tanggungjawabnya sebagai pemimpin untuk menjadikan Kabupaten Bandung yang Bangkit Edukatif Dinamis Agamis dan Sejahtera (BEDAS).
Srikandi juga mengakui, kalau keinginannya mencalonkan diri bukan karena merasa yang terbaik, tapi sejujurnya ia mengungkapkan, kalau akan berusaha menjadi baik bagi masyarakat dalam memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.***













