• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Hj. Ai Yulia, S. Ip. Bersyukur SKTM kembali Diaktifkan, UHC masih Dalam Taraf Proses

Hj. Ai Yulia, S. Ip. Bersyukur SKTM kembali Diaktifkan, UHC masih Dalam Taraf Proses

Ki Agus by Ki Agus
16 Januari 2023
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Anggota Komisi D dari Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Ai Yulia, S. Ip., menyatakan rasa syukurnya atas kembali aktifnya SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) secara online, Senin 16 Januari 2023, dengan besaran anggaran mencapai Rp8,3 miliar.

Hj. Ai menvisualisasikan, bahwa SKTM merupakan sarana pemenuhan warga miskin untuk menerima pelayanan kesehatan yang sumber anggarannya dari Pemerintah Kabupaten Bandung.

Sementara itu, lanjutnya, mengenai Universal Health Coverage (UHC), untuk saat ini belum bisa diimplementasikan secara signifikan meskipun regulasinya sudah diatur dalam Perpres Nomor 82 tahun 2018, tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Intinya, kalau UHC diberlakukan, secara otomatis SKTM sudah dihentikan, karena bisa menyebabkan anggaran ganda. Untuk menghindari hal itu, makanya SKTM segera diberlakukan. Sedangkan untuk UHC masih menunggu proses selanjutnya,” katanya diruang Fraksi.

BeritaTerkait

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026

Meskipun UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau, tapi menurut Ai, Pemkab Bandung masih belum siap untuk hal itu.

Hal yang paling disesali Ai saat Rapat Kedua Komisi D bersama OPD-OPD terkait, tidak adanya sinkronisasi, koordinasi, dan informasi yang akurat. Sehingga tidak ada kesepakatan informasi yang bisa dijadikan acuan.

“Kami yakin kalau ada terjalin kebersamaan maka memperoleh kesepakatan penyampaian informasi yang tidak lagi terjadi perubahan-perubahan yang hanya membikin warga miskin kebingungan,” pungkasnya.***

Previous Post

Danlantamal IX Ambon Peringati Hari Dharma Samudera Tahun 2023 di Dermaga Irian Halong Ambon

Next Post

Pagelaran Wayang Orang Pandawa Boyong, Kasad Perankan Batara Guru

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026
TNI-POLRI

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
TNI-POLRI

Penuh Keakraban, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Bersama Warga Bersihkan Lingkungan Kampung

8 November 2026
TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
Next Post

Pagelaran Wayang Orang Pandawa Boyong, Kasad Perankan Batara Guru

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021