• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Upaya  Mengatasi Kelebihan  Kapasitas di Lapas dan Rutan

Upaya  Mengatasi Kelebihan  Kapasitas di Lapas dan Rutan

Boed by Boed
13 Desember 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan) Rutan di Indonesia saat ini rata – rata mengalami overload. Dengan jumlah total lebih dari 100 ribu narapidana (napi), jelas berdampak pada semua sektor, baik anggaran, maupun kapasitas ruangan.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) RI Edward Omar Sharuf Hiarie beberapa waktu lalu.

Over kapasitas  ini dialami mayoritas lapas maupun rutan di seluruh Indonesia, hal ini terjadi menandakan masih tingginya tingkat kriminal di Indonesia, namun demikian kelebihan jumlah tahanan itu menjadi sebuah PR bagi kita semua.

Banyak beberapa pihak yang mengatakan saat ini belum ada jalan keluarnya dalam mengatas over kapasitas ini.

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

Kepala Rutan Klas 1A Kebon Waru Bandung Suparman saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa over kapasitas terjadi hampir di setiap lapas dan rutan.

Menurutnya upaya dalam mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan pergeseran atau pemindahan napi ke lapas, rutan lainnya.

“Melakukan pergeseran atau perpindahan dari satu rutan ke rutan lain, bisa ke berbagai daerah, langkah selanjutnya melakukan program program seperti Remisi, Asimilasi, CMB, CB, PB atau program lainnya” tutur Suparman yang didampingi Kasubsi Perawatan Muh. Arfan Bakhtiar.

Suparman juga menambahkan walaupun yang disampaikannya  jauh dari kata maksimal, tetapi sedikitnya bisa mengurangi jumlah tahanan atau napi.

Untuk Rutan Kebon Waru Bandung, Suparman mengatakan kapasitas dan jumlah tahanan masih dibilang aman, namun demikian Suparman tetap akan melakukan antisipasi jika seandainya penghuni rutan Kebon Waru bertambah.

Kemenkumham pernah merencanakan tahanan dan napi kasus narkoba agar direhabilitasi tanpa harus ditahan.

Pada tahun  2019 pernah mencoba selain melakukan pergeseran tahanan juga melakukan koordinasi dengan institusi terkait lainnya seperti BNN, Dinsos, Dinkes untuk mengoptimalkan agar penyalahgunaan narkotika tidak harus di lapas tapi bisa masuk di panti-panti rehab.

Sementara itu Yuanta,SH salah seorang praktisi hukum mengatakan konsolidasi antara BNN, Kejaksaan, Kepolisan agar semakin ditingkatkan.

Dengan seringnya mengadakan penyuluhan dan pencegahan ke berbagai sekolah, perguruan tinggi dan masyarakat umum diharap bisa meminimalisir jumlah tahanan.

“Dengan lebih seringnya kegiatan penyuluhan dan pencegahan, bisa meminimalisir pengguna narkoba, dan ini adalah salah satu upaya agar lapas dan rutan tidak lagi overload

Page 1 of 2
12Next
Previous Post

FGD Penguatan Tugas dan Fungsi Asisten Bidang Pidana Militer

Next Post

Momen Kebersamaan Satgas Yonif Raider 142/KJ Bersinergi Dengan RSUD Yalimo

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post

Momen Kebersamaan Satgas Yonif Raider 142/KJ Bersinergi Dengan RSUD Yalimo

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021