• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป FKSPN Tolak Tegas Kenaikan BBM, Buruh sudah Kehilangan Kata dan Air Mata

FKSPN Tolak Tegas Kenaikan BBM, Buruh sudah Kehilangan Kata dan Air Mata

Ki Agus by Ki Agus
15 September 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Mengatasnamakan buruh yang tergabung di Konfederasi Kesatuan Serikat Pekerja Nusantara, Ketua DPD Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN), Tajudin, menolak dengan tegas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Tajudin menilai, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah membuatnya dirinya sangat prihatin karena dirasakan sangat merugikan kepentingan buruh, karena gaji buruh/pekerja itu naik masih dengan UMK yang lama.

“Berapa gaji para buruh semestinya bisa menjadi perhatian pemerintah termasuk kedepannya nanti. Karena masalah ini bisa disebutkan kalau Para Buruh Sudah Kehilangan Kata-Kata termasuk Air Mata,” katanya usai audensi, Kamis 15 September 2022.

Berbeda dengan singapura, lanjutnya, gaji pekerjanya bisa mencapai Rp20 jutaan, sementara di Indonesia, hanya Rp3 jutaan, yang diprediksikan tidak akan membuat kehidupan buruh/pekerja sejahtera. Apalagi harga komiditi serta merta naik yang mengakibatkan kesulitan para buruh untuk memenuhi kehidupannya. “Untuk itu sekali lagi saya tegaskan kembali, atas nama buruh menolak kenaikan harga BBM,” katanya di ruang Bamus.

BeritaTerkait

Santrawan Paparang: Jangan Biarkan Polemik Ijazah Jokowi Menggantung, Uji Independen Diperlukan

8 November 2026

TNI AL GELAR LATIHAN OPERASI PENANGGULANGAN BENCANA KARHUTLA DI PERAIRAN TELUK JAKARTA

8 November 2026

Tajudin minta rekomendasi dari DPRD Kabupaten Bandung untuk disampaikan kepada Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker), mengenai dampak simulasi kenaikan harga BBM tidak menjadikan upah buruh naik. Malah sebaliknya keadaannya semakin terpuruk dikarenakan kebutuhan kehidupannya melonjak naik.

Malahan Bantuan Subsidi Upah (BSU) disebutkannya tidak merata, bahkan banyak buruh yang terlewat begitu saja. Padahal kehidupannya jelas di bawah standar. Hal itulah yang membuat FKSPN menjadi prihatin.

“Kami menyambut baik pernyataan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Bapak H. Sugianto, yang akan memperjuangkan nasib para buruh,” pungkasnya.***

Previous Post

Terima Audensi FKSPN terkait Penolakan Harga BBM, Kang Sugih: Nasib Buruh “Sudah Jatuh Tertimpa Tangga”

Next Post

Satgas Yonif Mekanis 203/AK Anjangsana Dan Komsos di Desa Balingga

Related Posts

Ragam

Santrawan Paparang: Jangan Biarkan Polemik Ijazah Jokowi Menggantung, Uji Independen Diperlukan

8 November 2026
TNI-POLRI

TNI AL GELAR LATIHAN OPERASI PENANGGULANGAN BENCANA KARHUTLA DI PERAIRAN TELUK JAKARTA

8 November 2026
TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
Next Post

Satgas Yonif Mekanis 203/AK Anjangsana Dan Komsos di Desa Balingga

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021